oleh

Ganjar: Tidak Disiplin, Ini Bahaya – Daerah

Slot SimakNews.com – Ganjar: Tidak Disiplin, Ini Bahaya – Daerah,

Gubernur Ganjar Pranowo di kantornya. Foto: IG @ganjarpranowo

jpnn.com, SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menegaskan turunnya level PPKM suatu daerah bukan berarti bebas berkegiatan tanpa mengindahkan protokol kesehatan.

Hal ini menyusul status Brebes yg masuk kategori PPKM level empat.

“Mungkin (naik level lagi) memang (karena) tidak disiplin, maka semua saya omongkan tidak hanya Brebes ya, jangan euforia dulu,” tegas Ganjar di kantornya, Selasa (14/9).

Slot info lainnya:
  • Menkeu Sri Mulyani Beri Penghargaan untuk Pemprov Jateng, Pak Ganjar Semringah

Ganjar mengatakan testing tetap harus berjalan meski level PPKM suatu daerah turun. Ganjar tak memungkiri jika psikologis masyarakat menjadi gembira ketika mengetahui level PPKM di daerahnya turun.

“Nah kalau gembira ini kemudian tidak disiplin ini bahaya. Kami masih mengawasi terus di beberapa daerah agar mereka ketat,” ucapnya.

Pengawasan ketat itu dilakukan, lanjut Ganjar, karena dia mulai menerima laporan penyelenggaraan kegiatan di beberapa daerah yg tidak memenuhi protokol kesehatan.

Slot info lainnya:
  • Pak Ganjar Sesalkan Ada Anak Masuk Sekolah Tanpa Pakai Masker

Ganjar mengambil contoh ketika dia membubarkan acara di Grobogan.

“Kemarin saya bubarkan satu tempat, di Grobogan kalau tidak salah, lho Bu Bupati ini bagaimana?, Siap Pak, sudah kita ngandani tetapi angel karena mereka alesannya sudah level turun’. Padahal level turun tidak serta merta kemudian mereka bebas seperti itu,” mengatakan Ganjar.

TAGS   Ganjar Pranowo PPKM PPKM Level 4 PPKM Jawa Bali

BERITA TERKAIT
  • Menkeu Sri Mulyani Beri Penghargaan untuk Pemprov Jateng, Pak Ganjar Semringah
  • Bertemu Ganjar, Paguyuban Pedagang Mi & Bakso Sampaikan Permintaan Khusus
  • Pak Ganjar Sesalkan Ada Anak Masuk Sekolah Tanpa Pakai Masker
  • Pak Ganjar Sukses Membuat Tiara Berlinang Air Mata
  • Ganjar Pranowo Akui Dirinya Jadi ‘Ancaman’ Media Massa
  • Jokowi Bertanya kepada Seorang Pria, Lantas Tertawa, Ternyata Namanya

SPONSORED CONTENT

loading…

.SC_TBlock_321180_td img[src*=img]{ border: 1px solid rgb(0, 0, 0); margin: 1px; width: 165px!important; min-width: 100px; height: 102px!important; position: static; object-fit: cover;} #cto_advert_logo { object-fit: fill!important; width:auto!important; height:auto!important;} #SC_TBlock_321180 >div >table a{ padding: 0; } #SC_TBlock_321180 > div > table > tbody > tr > td{ vertical-align: top; } #SC_TBlock_321180 > div > table > tbody > tr > td { padding: 0 !important; } #SC_TBlock_321180 a { font-family: Georgia, Times, Times New Roman, serif !important; } #SC_TBlock_321180 >div >table a{ padding: 0; } #SC_TBlock_321180 > div > table > tbody > tr > td{ vertical-align: top; }

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *