oleh

Ganjar sebut pengesahan raperda RTRW penting & mendesak

-Umum-4 views

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. ANTARA/HO-Humas Pemprov Jateng.

Semarang (ANTARA) – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyebut pengesahan rancangan peraturan daerah mengenai rencana tata ruang wilayah (RTRW) penting & mendesak dilakukan oleh seluruh kabupaten/kota guna meningkatkan pertumbuhan investasi.
“Saya sarankan pada daerah-daerah yg RTRW-nya belum beres segera dibereskan. Ini penting,” katanya di Semarang, Selasa.
Menurut Ganjar, pemerintah kabupaten/kota & kalangan legislatif juga harus ikut mendorong pengesahan Raperda RTRW di daerahnya masing-masing.
“Kalau mereka merasa ini sesuatu yg penting untuk lakukan penataan ruang wilayah hingga nanti diturunkan sama detilnya ya segera dilakukan karena ini penting untuk pengendalian, tidak cuma soal cerita investasi,” ujarnya.

beincash

Baca juga: Gubernur Jateng instruksikan permudah izin investasi
Pernyataan Ganjar tersebut menanggapi adanya 21 kabupaten/kota di Jateng belum menyelesaikan atau mengesahkan raperda RTRW sehingga dikhawatirkan mengganggu iklim investasi.
Berdasarkan data Dinas Penanaman Modal & Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Jateng, tercatat baru 14 daerah yg sudah menyelesaikan Raperda RTRW antara lain Kabupaten Batang, Kendal, Pekalongan, Boyolali, Karanganyar, Sragen, Boyolali, & Wonogiri.
Dalam Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Penataan Ruang sudah memerintahkan supaya pemerintah daerah segera menyelesaikan Raperda RTRW.
Selain itu, pada Pasal 75 PP disebutkan bupati menetapkan Raperda RTRW kabupaten paling lama tiga bulan terhitung sejak mendapat persetujuan substansi dari menteri.
Jika bupati tidak menetapkan sesuai waktu yg ditentukan, maka Raperda RTRW dapat ditetapkan oleh pemerintah pusat.

Baca juga: Kepala daerah didorong selesaikan perda RTRW picu investasi di Jateng
Kepala DPMPTSP Provinsi Jateng Retno Kawuri menambahkan, penyelesaian Raperda RTRW sanggup membangun optimisme kinerja investasi.
“Sehingga (investasi) tentu saja semakin cepat. Yang jadi catatan, regulasi tidak dapat berjalan ketika daerah belum siap,” katanya.
Pemerintah pusat menargetkan seluruh daerah sudah punya Perda RTRW maksimal Juni 2021 mendatang sehingga masih ada beberapa bulan bagi daerah untuk menyusun perda tersebut, termasuk Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) digital
RDTR merupakan rencana terperinci tentang tata ruang wilayah, kemanfaatannya untuk investor & masyarakat sekitar wilayah karena akan ada perubahan baru yg harus diketahui untuk dapat menangkap peluang usaha.

Baca juga: Gubernur Jateng tunda izin investasi tidak sesuai RTRW
“UU Cipta Kerja itukan meringkas sekian UU sehingga otomatis ketika UU berubah, maka aturan di daerah harus menyesuaikan. Ini untuk kepastian hukum dari sisi regulasi,” ujarnya.

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/2013798/ganjar-sebut-pengesahan-raperda-rtrw-penting-dan-mendesak

ligafox

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *