oleh

Fadhil Kritik Hukuman Denda Rp 5 Juta Pada Tukang Bubur Saat PPKM Darurat – Nasional

Slot SimakNews.com – Fadhil Kritik Hukuman Denda Rp 5 Juta Pada Tukang Bubur Saat PPKM Darurat – Nasional,

Ilustrasi: Suasana di kawasan di Pasar Tanah Abang di Jakarta, Senin (5/7), tampak lengang usai pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat. Foto: Ricardo/jpnn.com

jpnn.com, BANDA ACEH – Anggota DPD RI M. Fadhil Rahmi menyoroti kasus yg menimpa sejumlah pedagang kecil, karena melanggar ketentuan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Tukang bubur, bakso serta pemilik kafe di Tasikmalaya, Jawa Barat, dihukum denda sebesar Rp 5 juta karena disebut melanggar PPKM Darurat.

Fadhil menyerukan agar pemerintah & penegak hukum mengedepankan edukasi daripada memberikan hukuman.

Slot info lainnya:
  • Pasangan ini Raih Suara Terbanyak Hasil PSU Pilkada Sabu Raijua

Wakil Ketua Komite III DPD RI asal Aceh ini mengemukakan hal tersebut di Banda Aceh, Senin (12/7).

Menurut Fadhil, tidak membolehkan mereka berdagang saja sudah merupakan suatu hukuman karena ekonominya terancam.

Maka dari itu, sebaiknya tidak lagi ditambah dengan sanksi denda yg memberatkan.

Slot info lainnya:
  • Katib Aam PBNU ke Amerika Serikat Membicarakan isu Penting

“Apalagi, ada indikasi diskriminasi dalam menjatuhkan hukuman.”

“Para pedagang kecil dihukum denda jutaan rupiah, sedangkan pedagang besar hanya ratusan ribu rupiah. Ini sungguh terlalu,” ucapnya.

Sumber ANTARA

TAGS   DPD RI Fadhil Rahmi PPKM Darurat Tukang Bubur Denda Rp 5 Juta

BERITA TERKAIT
  • Johan Rosihan DPR Soroti Persoalan Distribusi Benih Bawang Putih ke Petani
  • Gus Muhaimin Desak Menteri Nadiem Kurangi Besaran Uang Kuliah Tunggal
  • Lestari MPR Sebut Negara Bertanggung jawab Terhadap Hal ini
  • Mengenai Vaksin Berbayar, Pimpinan DPD RI: Seharusnya Dibatalkan
  • Soal Vaksin Berbayar, Politikus PAN: Bikin Gaduh
  • Langkah ini Penting Menekan Kematian Pasien COVID-19 yg Isoman

SPONSORED CONTENT

loading…

.SC_TBlock_321180_td img[src*=img]{ border: 1px solid rgb(0, 0, 0); margin: 1px; width: 165px!important; min-width: 100px; height: 102px!important; position: static; object-fit: cover;} #cto_advert_logo { object-fit: fill!important; width:auto!important; height:auto!important;} #SC_TBlock_321180 >div >table a{ padding: 0; } #SC_TBlock_321180 > div > table > tbody > tr > td{ vertical-align: top; } #SC_TBlock_321180 > div > table > tbody > tr > td { padding: 0 !important; } #SC_TBlock_321180 a { font-family: Georgia, Times, Times New Roman, serif !important; } #SC_TBlock_321180 >div >table a{ padding: 0; } #SC_TBlock_321180 > div > table > tbody > tr > td{ vertical-align: top; }

loading…

.SC_TBlock_321187_td img[src*=img]{ border: 1px solid rgb(0, 0, 0); margin: 1px; width: 165px!important; min-width: 102px; height: 100px!important; position: static; object-fit: cover;} #cto_advert_logo { object-fit: fill!important; width:auto!important; height:auto!important;} #SC_TBlock_321187 > div > table > tbody > tr > td { padding: 0 !important; } #SC_TBlock_321180 >div >table a{ padding: 0; } #SC_TBlock_321180 > div > table > tbody > tr > td{ vertical-align: top; } #SC_TBlock_321187 a { font-family: Georgia, Times, Times New Roman, serif !important; } .SC_TBlock > div > table > tbody > tr > td { padding: 0 !important; } #SC_TBlock_321180 >div >table a{ padding: 0; } #SC_TBlock_321180 > div > table > tbody > tr > td{ vertical-align: top; }

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *