oleh

Eks Pengacara Vanessa Angel Minta Sidang Virtual, Hakim Menolak

Potret Vanessa Angel & suaminya, Bibi Ardiansyah saat menjalani sidang lanjutan kasus narkoba [Simaknews.com/Evi Ariska]

Sidang kasus narkoba Vanessa Angel kembali ditunda.

Simaknews.com – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Pengadilan Negeri Jakarta Barata, rupanya sudah dua kali memanggil saksi Abdul Malik. Pengacara itu diminta untuk hadir dalam persidangan kasus penyalahgunaan narkoba tipe xanax dengan terdakwa Vanessa Angel.

“Abdul Malik panggilannya sudah dua kali & diterima oleh yg bersangkutan,” mengatakan JPU kepada Majelis Hakim dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Senin (21/9/2020).

Dengan alasan pandemi virus corona (Covid-19), Abdul Malik menolak terbang ke Jakarta. Dia meminta supaya diizinkan mengikuti sidang secara virtual.

“Tapi yg bersangkutan mengajukan permohonan untuk dapat memberikan keterangan secara virtual mengingat karena kondisi atau keberadaan yg bersangkutan di Surabaya,” ungkapnya.

84287 vanessa angel dan bibi ardiansyah 1600704195 -Didampharap suaminya, Bibi Ardiansyah, Vanessa Angel menunggu sidang kasus narkoba di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Senin (14/9/2020). [Ismail/Suara.com]

Sementara itu dokter Vanessa Angel, Maxwadi Maas baru satu kali mendapat panggilan JPU. Tapi dia tidak hadir dengan alasan yg sama, yakni pandemi virus corona (Covid-19).

“Kemudian untuk yg saksi Maxwadi Maas sudah kita panggil kemarin tetapi hingga hari ini belum dapat hadir mengingat karena faktor usia yg bersangkutan sudah 73 tahun,” ujar JPU.

JPU meminta izin supaya kehadiran Abdul Malik & Maxwadi Maas dilakukan secara virtual. Namun langsung ditolak oleh Majelis Hakim.

Sementara saksi pakar yg dihadirkan JPU pada hari ini tidak dapat diperiksa sebelum Majelis Hakim mendengar keterangan saksi fakta.

JPU kemudian meminta waktu untuk mengupayakan kehadiran Abdul Malik & Maxwadi Maas.

“Karena Abdul Malik panggilan kedua & dokter maxwadi juga panggilan perdana izin kami mohon untuk minta waktu untuk dipanggil lagi kepada kedua saksi tersebut untuk diupayakan dapat hadir di persidangan,” kata JPU.

Mejelis Hakim menjelaskan alasannya menolak kehadiran saksi secara virtual & menunda persidangan kasus penyalahgunaan narkoba tipe xanax dengan terdakwa Vanessa Angel pada Senin (28/9/2020) pekan depan.

“Jadi pedomannya ada MOU antara Mahkamah Agung, Jaksa Agung & Kemenkumham dalam hal berdakwah supaya dapat diperiksa di rutan kan begitu. Jadi tidak menyangkut mengenai saksi oleh karena itu kalau permintaannya virtual tentu saja tidak dapat kita lakukan,” terang Majelis Hakim.

“Sidang dilanjutkan Senin 28 September 2020 dengan acara mendengarkan saksi dari JPU,” tutup Majelis Hakim.

Nama Abdul Malik sempat disebut dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Pengadilan Negeri Jakarta Barat saat sidang kasus penyalahgunaan narkotika dengan terdakwa Vanessa Angel.

Dalam sidang itu, dikatakan Abdul Malik memberikan lima butir pil xanax namun dibantah.

Abdul Malik mengaku cuma memberikan dua butir pil Xanax & langsung diteguk oleh Vanessa satu butir saat persidangan kasus konten asusila di Surabaya pada tahu 2019. Sehingga tersisa 1 butir xanax dalam sebuah klip.

12

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *