oleh

Dukung “Merdeka Belajar”, Setjen DPR RI gelar “Magang di Rumah Rakyat”

Slot SimakNews.com

Dukung “Merdeka Belajar”, Setjen DPR RI gelar “Magang di Rumah Rakyat”

,

Ilustrasi – Gedung Nusantara I DPR RI, Selasa (29/9/2020). ANTARA.

Jakarta (ANTARA) – Sekretariat Jenderal DPR RI menggelar “Magang di Rumah Rakyat” bagi mahasiswa untuk belajar mengenai tugas & fungsi DPR melalui konsep “Merdeka Belajar”.

“Merdeka Belajar jadi konsep penting dalam menyiapkan mahasiswa untuk menghadapi perubahan sosial, budaya, dunia kerja & kemajuan teknologi yg pesat,” mengatakan Sekjen DPR RI Indra Iskandar dalam siaran persnya di Jakarta, Senin.

Melalui konsep merdeka belajar, mengatakan dia, mahasiswa diberikan kebebasan untuk mengikuti kegiatan pembelajaran di luar kampus. Melalui konsep ini pula, filosofi dari pendidikan akan diubah.

Menurut dia, mahasiswa akan diberikan kesempatan untuk mendapatkan pengalaman belajar yg lebih luas, sehingga mahasiswa memiliki kompetensi baru, & lebih siap untuk menghadapi kebutuhan jaman yg berdinamika.

Oleh karena itu, lanjut Indra, dengan konsep Merdeka Belajar ini, Sekretariat Jenderal DPR RI sebagai salah satu Kesekretariatan Lembaga yg jadi kawan dari program Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan & Kebudayaan turut andil dalam meningkatkan kualitas & relevansi lulusan program sarjana melalui program Magang Bersertifikat-Kampus Merdeka melalui program “Magang di Rumah Rakyat”.

Baca juga: Rektor: Uhamka sudah menerapkan Kampus Merdeka sejak lama
Baca juga: Kampus Merdeka Vokasi diluncurkan untuk integrasikan pendidikan vokasi
Baca juga: ISI Denpasar libatkan 61 tokoh susun Kurikulum Merdeka Belajar

Dia menyebutkan, DPR RI mempunyai tiga fungsi yaitu legislasi, supervisi & anggaran dalam kerangka representasi rakyat serta melaksanakan fungsi diplomasi parlemen.

“Peserta magang akan belajar business process (proses bisnis) pelaksanaan ketiga fungsi DPR RI melalui keterlibatan pada rangkaian proses tersebut secara langsung. Harapannya pelaksanaan magang ini akan memberikan manfaat positif baik bagi peserta magang, perguruan tinggi, Setjen maupun DPR RI,” paparnya.

Dikatakannya, dalam program “Magang di Rumah Rakyat”, penting sekali untuk memberikan konteks yg tepat pada setiap mahasiswa sebagai peserta magang, khususnya dalam hal pelaksanaan fungsi-fungsinya yaitu legislasi, pengawasan, & anggaran.

Dalam kesempatan itu, Indra menjelaskan, pada saat perdana kali datang, mahasiswa akan menjalani serangkaian kuliah/ceramah dari para narasumber yg kompeten di bidangnya tentang ketatanegaraan serta kerumahtanggaan DPR RI dari para pimpinan di Sekretariat Jenderal DPR RI sebagai dasar pemahaman mereka mengenai ketatanegaraan & tata kerja di DPR RI.

Tahap berikutnya, tambah dia, mahasiswa magang akan terlibat langsung & tidak langsung dalam setiap proses pelaksanaan tugas & fungsi DPR RI baik pada masa sidang maupun masa reses.

“Pembelajaran untuk mahasiswa magang akan dilakukan melalui enam prosedur pembelajaran, yakni kuliah umum, audiensi, observasi, magang, simulasi & evaluasi,” tuturnya.

Selama satu semester, tambah dia, mahasiswa magang akan mengikuti proses & dan segala macam aktivitas dalam koordinasi & penyusunan rencana, program, & anggaran kepada DPR RI. Proses & aktivitas tersebut akan dipandu oleh pendamping (Mentor) internal yg ada dalam unit tersebut.

Dalam prosesnya, mahasiswa magang akan dibagi jadi beberapa kelompok untuk dapat berkolaborasi & menjalani magang dengan lebih terstruktur, yg juga disesuaikan dengan kapasitas ruangan & protokol kesehatan yg berlaku.

Kegiatan dalam aktivitas ini lebih bersifat mempelajari “business process” Setjen DPR RI untuk menemukan tantangan yg dapat ditemukan, & kemudian memberikan usulan solusi yg dapat dilakukan di masa mendatang.

Untuk mengerjakan aktivitas ini, mengatakan Indra, setidaknya membutuhkan 55 mahasiswa magang yg menempati posisi sebagai Parliamanent Trainee.

Pemagang terpilih akan mendapatkan kurikulum pembelajaran selama program magang, dengan capaian pembelajaran yg akan dikonversikan ke dalam SKS (Satuan Kredit Semester) kurikulum masing-masing kampus asal mahasiswa.

Untuk dapat menjalani magang dengan baik, ucap dia, pemagang juga akan mendapatkan pembekalan & induksi awal, serta dipasangkan dengan mentor profesional yg akan mendampingi para pemagang selama proses magang berlangsung.

Pengenalan Sistem, Mekanisme Kerja, serta Pelaksanaan Tugas & Fungsi DPR RI itu akan digelar pada 23 Agustus 2021 hingga 31 Januari 2022, dengan masa pendaftaran pada 10 Juni hingga 30 Juli 2021.

Sementara itu, Setjen DPR juga menggelar program Perancangan Satu Data DPR RI (Programmer/developer, Website Designer, Mobile programmer, Data Analyst) pada 16 Agustus 2021 hingga 31 Januari 2022, dengan durasi pendaftaran pada 10 Juni hingga dengan 30 Juli 2021.

Selama satu semester, tambah Indra, mahasiswa magang akan mengerjakan kajian & analisis untuk perancangan sistem terintegrasi satu data DPR RI berdasarkan proses bisnis yg ada & aplikasi-aplikasi unit yg sudah ada.

Tujuannya, untuk menghasilkan rancangan awal yg dapat dipakai sebagai acuan pengembangan sistem satu data DPR RI.

“Mahasiswa akan mendapatkan kesempatan untuk mengeksplorasi sumber data dari unit yg ada & aplikasi yg selama ini dipakai oleh masing-masing unit untuk berbagai keperluan, didampingi oleh mentor profesional & ‘coach’ berprofil tinggi,” ucapnya.

Pemagang terpilih juga akan mendapatkan kurikulum pembelajaran selama program magang, dengan capaian pembelajaran yg akan dikonversikan ke dalam SKS kurikulum masing-masing kampus asal mahasiswa.

“Untuk dapat menjalani magang dengan baik, pemagang juga akan mendapatkan pembekalan & induksi awal, serta dipasangkan dengan mentor profesional yg akan mendampingi para pemagang selama proses magang berlangsung,” begitu Indra Iskandar.

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/2210730/dukung-merdeka-belajar-setjen-dpr-ri-gelar-magang-di-rumah-rakyat

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *