oleh

Duduk Perkara Pemilik Rumah Hingga Anak Jadi Tersangka Usai Bikin Pencuri Hilang Nyawa

-Umum-4 views

Online – Polisi menetapkan pemilik rumah di Simalungun, Sumatera Utara, inisial HS (41), 2 anaknya & 3 petugas keamanan sebagai tersangka. Keenamnya ditetapkan tersangka usai menganiaya seorang pria, YA (21), yg diduga mencuri di rumah HS di Kecamatan Dolok Batu Nanggar, hingga tewas.
“Enam orang sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan kepada YA,” mengatakan Kapolres Simalungun, AKBP Agus Waluyo, dalam keterangan tertulis, Jumat (1/1/2021).

Agus menceritakan penganiayaan itu berawal saat HS bersama keluarganya baru saja pulang dari Kota Medan pada Minggu (27/12) dini hari. Setiba di rumah, mereka mendapati YA sudah berada di dalam, hingga terjadinya perkelahian antara mereka.

beincash

HS yg dibantu anak-anaknya, IM (15) & MAR (16) menganiaya YA. Tidak lama kemudian, datang 3 orang sekuriti yg bertugas malam itu yakni HSD (37), H (36), & YAP (21).

“Dalam hal ini ada beberapa saat tidak segera diserahkan ke pihak kepolisian. Namun demikian, ada alat bukti yg mengakibatkan korban meninggal dunia. Mulai dari diikat, diborgol & dipukul dengan telenan terbuat dari kayu yg cukup keras, sehingga mengakibatkan korban meninggal dunia di tempat kejadian perkara,” cerita Agus.

Agus menuturkan setelah itu pihaknya mengerjakan sejumlah langkah dalam penanganan kasus tersebut. Polisi pun kemudian menetapkan sejumlah tersangka dalam kasus penganiayaan YA.

“Langkah-langkah yg sudah diambil dalam penanganan kasus ini, kami sudah membentuk regu spesifik dipimpin Kasat Reskrim, & kami bekerja dalam waktu 1×24 jam dengan mengumpulkan saksi-saksi, alat bukti yg ada di TKP,” ujar Agus.

“Kemudian, keterangan yg lain termasuk dari kedokteran & akhirnya pada tanggal 28 Desember penyidik sudah mengambil sikap kepastian hukum dengan menetapkan 6 orang sebagai tersangka,” imbuhnya.

Lebih jauh, Agus juga memaparkan terkait peran para tersangka dalam menganiaya YA. Dia menyebut keenam tersangka berbagi peran untuk menganiaya YA.

“Para pelaku berbagi peran sehingga mengakibatkan matinya orang,” ujarnya.

Agus mengatakan para tersangka diduga mengikat YA terlebih dahulu. Selain itu, mereka diduga memukul & menginjak-injak YA yg diduga sebagai pencuri.

“Peran-peran tersebut mulai dari mengikat, memukul mengpakai tangan, & menginjak mengpakai kaki & memukul mengpakai telenan,” ucapnya.

Agus menjelaskan, perbuatan para tersangka diduga mengakibatkan kematian YA. Dari tangan para tersangka, mengatakan Agus, pihaknya mengamankan dua alat bukti.

“Dari hasil penyidikan sudah ditemukan dua alat bukti,” jelasnya.

Saat ini keenam tersangka pun sudah ditahan oleh pihak kepolisian. Atas perbuatannya para tersangka dijerat dengan Pasal 338 subsider 170 KUHPidana dengan ancaman pidana seumur hidup atau paling lama 15 tahun.

“Terhadap 4 orang pelaku, petugas sudah mengerjakan penahanan di RTP Mapolres Simalungun, sedangkan kepada 2 orang lagi tidak dilakukan penahanan karena masih di bawah umur,” ujar Agus.(detik.com/artikelasli)

ligafox

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *