oleh

DPR sambut baik alih fungsi fasilitas Kemhan jadi RS darurat

Slot SimakNews.com – DPR sambut baik alih fungsi fasilitas Kemhan jadi RS darurat,

Anggota Komisi I DPR RI Muhammad Farhan. ANTARA/HODok instagram M Farhan

Jakarta (ANTARA) – Anggota Komisi I DPR Muhammad Farhan menyambut baik langkah Kementerian Pertahanan (Kemhan) yg menambah ruang perawatan untuk pasien COVID-19 dengan mengalihfungsikan sejumlah fasilitas kementerian jadi rumah sakit darurat.

“Utilitas fasilitas & tenaga kesehatan TNI akan memberikan kontribusi akbar untuk penanganan ini,” mengatakan dia melalui keterangan tertulis yg diterima di Jakarta, Kamis.

Farhan mengatakan kontribusi Kemhan termasuk kementerian & lembaga lain diperlukan untuk mengatasi pandemik. Hal yg sama hendaknya juga harus datang dari masyarakat yakni patuh pada aturan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat dengan penuh kesadaran.

“Kita prihatin. Sebab jumlah kasus positif COVID-19 terus meningkat, padahal PPKM darurat sudah diterapkan di Jawa & Bali sejak 3 Juli,” ujarnya.

Sebelum PPKM darurat berakhir, sebaiknya pemerintah segera mengevaluasi & menganalisis dengan data seksama mengapa hal itu dapat terjadi. Klaster keluarga tampaknya jadi penyumbang terbesar peningkatan kasus positif COVID-19, mengatakan dia.

“Perlu diawasi dengan ketat pelaksanaan PPKM darurat, sumber melonjak-nya kasus positif ada di mana? Saatnya pemerintah pusat membedah secara objektif wilayah per wilayah yg kasus COVID-19 di daerahnya masih terus meningkat,” ujarnya.

Khusus wilayah Jabodetabek, kalau perlu dibentuk regu spesifik untuk menangani penyebaran COVID-19. Apabila klaster keluarga jadi persoalan tersendiri peningkatan COVID-19, maka pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat & Banten wajib menyediakan tempat isolasi berdikari dengan memanfaatkan bangunan yg tidak terpakai.

Baca juga: Kementerian PUPR percepat penyelesaian 3 RS darurat Covid di Jakarta

Baca juga: Ketua MPR mendukung halaman kompleks Parlemen jadi RS Darurat COVID-19

“Pemerintah perlu lebih gencar menjelaskan duduk soal semakin tingginya penambahan tersebut supaya tidak menimbulkan kepanikan masyarakat,” ujarnya.

Di sisi lain, Farhan juga meminta semua pihak menahan diri untuk tidak memberikan komentar yg cenderung malah menciptakan masyarakat bingung.

Dalam keadaan krisis ini, mengatakan dia, semua pihak hendaknya memberikan komentar yg menenangkan & optimisme supaya imunitas masyarakat dapat terjaga bahkan naik.

“Komentar-komentar miring akan melemahkan imunitas masyarakat. Kita berharap keadaan krisis ini tidak diboncengi agenda politik oleh pihak-pihak tertentu dengan tujuan-tujuan tertentu pula,” ucap dia.

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto sebelumnya menyatakan sudah menyiapkan 1.650 tempat tidur tambahan untuk pasien COVID-19 yg tidak tertampung di RS dr. Suyoto Bintaro Jakarta Selatan.

Sarana & prasarana kesehatan tersebut alih fungsi sejumlah fasilitas Kemhan yakni Gedung Pusat Pendidikan & Pelatihan Manajemen Pertahanan (Pusdiklat Jemenhan) & Pusdiklat Bahasa di Pondok Labu, Jakarta Selatan.

Baca juga: Gedung Kimia Farma & Asrama Telkom Bandung jadi RS Darurat COVID-19

Selain itu, Kemenhan juga tengah menyiapkan Badiklat Kemhan Salemba Jakarta Pusat, Pusdiklat Bela Negara di Rumpin Bogor & mes stand by force di IPSC Sentul Bogor sebagai Rumah Sakit Darurat COVID-19.

Prabowo juga sudah mengecek kesiapan gedung Pusdiklat Jemenhan & Pusdiklat Bahasa Kemhan. Gedung tersebut memiliki daya tampung 172 kamar dengan kapasitas 344 tempat tidur.

Lokasi rumah sakit satelit itu juga akan dilengkapi dengan perangkat tenaga kesehatan yg dibutuhkan dari RS dr. Suyoto termasuk di antaranya dokter umum, dokter spesialis penyakit dalam, dokter spesialis paru, serta dokter anestesi.

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/2269366/dpr-sambut-baik-alih-fungsi-fasilitas-kemhan-jadi-rs-darurat

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *