oleh

DPR minta pemerintah tunda kedatangan WNA selama larangan mudik

Ketua DPR RI Puan Maharani meninjau pelaksanaan larangan mudik di Tol Cikampek, Jawa Barat. ANTARA/HO-DPR RI.

Larangan kedatangan WNA tentu ada pengecualian, spesifik terkait dengan hal tertentu yg tidak dapat dilarang.Jakarta (ANTARA) – Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah menunda kedatangan warga negara asing (WNA) ke Indonesia selama masa larangan mudik Lebaran 2021 demi keadilan bersama.

“Pemerintah dalam masa peniadaan mudik ini untuk memberikan rasa keadilan kepada masyarakat,” mengatakan Puan dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

Hal itu dihinggakan Puan usai meninjau pelaksanaan larangan mudik di Tol Cikampek, Jawa Barat.

Menurut dia, larangan kedatangan WNA tersebut tentu ada pengecualian, spesifik terkait dengan hal tertentu yg tidak dapat dilarang.

Pada hari-hari selanjutnya, mengatakan Puan, tidak akan ada WNA masuk ke Indonesia selama masa larangan mudik Lebaran. Aturan itu berlaku untuk penerbangan reguler maupun pesawat carter.

Baca juga: Hoaks! Video radar enam pesawat diduga berisi WNA

“Alhamdulillah, hal itu sudah dilakukan & hingga saat ini menjelang Idulfitri 1442 Hijriah, hingga batas waktu yg ditentukan, untuk memberi keadilan kepada masyarakat,” ujarnya.

Politikus PDI Perjuangan itu mengatakan bahwa Indonesia tidak akan mengizinkan warga negara asing dengan tujuan tertentu tanpa izin spesifik masuk wilayah Indonesia apakah itu secara reguler maupun pesawat carter.

Sebelum meninjau Tol Cikampek, Puan juga mengunjungi Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

Saat meninjau Bandara Soetta, menurut Puan, tampak terjadi penurunan signifikan penumpang di terminal kedatangan & keberangkatan.

Ia meminta aparat di lapangan bertugas sesuai dengan prosedur & disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Baca juga: Wakil Ketua DPR usulkan tolak kedatangan WNA selama pelarangan mudik

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/2152894/dpr-minta-pemerintah-tunda-kedatangan-wna-selama-larangan-mudik

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *