oleh

DPR minta Kemenag klarifikasi keputusan Arab Saudi soal izin umrah

Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin. ANTARA/Imam B.

Kemenag harus segera berkoordinasi & mengklarifikasi informasi dari Kementerian Haji & Umrah Arab Saudi.Jakarta (ANTARA) – Wakil Ketua DPR RI M. Azis Syamsuddin meminta Kementerian Agama (Kemenag) mengklarifikasi keputusan Arab Saudi terkait dengan izin umrah bagi masyarakat yg sudah divaksin COVID-19. “Informasi awal yg kami terima sudah ada pemberian izin umrah & salat di Masjidilharam serta berkunjung ke Masjid Nabawi mulai 1 Ramadan 1442 Hijriah. Ini spesifik bagi jemaah yg sudah divaksinasi sesuai dengan ketentuan di aplikasi (Tawakkalna). Harapanya informasi ini ditindaklanjuti Kemenag,” mengatakan Azis Syamsuddin dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu. Azis Syamsuddin menyambut baik sikap Kementerian Haji & Umrah Arab Saudi yg memberikan izin umrah & kunjungan ke Masjidilharam & Masjid Nabawi untuk orang-orang yg sudah divaksinasi itu. “Kemenag harus segera berkoordinasi & mengklarifikasi informasi yg dihinggakan Kementerian Haji & Umrah Arab Saudi supaya tidak terjadi kesimpangsiuran data & aturan bagi jemaah yg tengah menunggu,” ujarnya. Menurut dia, jemaah yg diterima cuma kategori yg sudah diimunisasi. Dengan mengatakan lain, jemaah yg mendapat dua takaran vaksin COVID-19.

beincash

Baca juga: Mulai Ramadhan, Saudi beri izin umrah bagi jamaah yg sudah divaksin Selanjutnya, jemaah yg setelah 14 hari menerima takaran perdana vaksin COVID-19 serta yg sembuh dari infeksi. “Mungkin calon jemaah umrah ada yg belum memahami informasi ini. Bagiamanan izin pemesanan untuk menunaikan ibadah umrah, salat, & kunjungan tersebut didapat. Apakah harus melalui aplikasi (Eatmarna) & (Tawakkalna). Tata cara ini perlu disosialiasikan,” mengatakan Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini.

Selain adanya izin, lanjut dia, apakah perlu adanya langkah verifikasi terkait dengan keabsahannya melalui aplikasi Tawakkalna. Metode-metode itu, mengatakan dia, penting pula dihinggakan pada pada agen-agen umrah supaya tidak menimbulkan kendala bagi calon jemaah dalam proses keberangkatannya. “Saya meyakini banyak calon anggota jemaah umrah yg belum memahami ini, termasuk prosedur lainnya. Kami berharap Kemenag dapat menolong memberikan penjelasan detail,” ujar Azis Syamsuddin.

Baca juga: Pemerintah tunggu pengumuman Arab Saudi tentang izin umrah

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/2086362/dpr-minta-kemenag-klarifikasi-keputusan-arab-saudi-soal-izin-umrah

ligafox

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *