oleh

DPR: Daripada debat “lockdown” lebih baik maksimalkan PPKM mikro

Slot SimakNews.com

DPR: Daripada debat “lockdown” lebih baik maksimalkan PPKM mikro

,

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Rahmad Handoyo. ANTARA/HO-Humas DPR RI/am.

Jakarta (ANTARA) – Anggota Komisi IX DPR Rahmad Handoyo mengajak masyarakat memaksimalkan kebijakan PPKM berbasis mikro daripada berdebat terkait “lockdown” atau karantina wilayah.

Rahmad Handoyo dalam keterangannya diterima di Jakarta, Selasa, mengatakan saat ini suara masyarakat terbelah terkait kebijakan pemerintah untuk mencegah penyebaran COVID-19. Ada yg mendorong supaya “lockdown” diterapkan, tetapi tak sedikit juga yg menolak.

“Sudahi perdebatan, itu malah kontraproduktif. Ayo kita bersatu padu, bergotong-royong mengendalikan COVID-19 dengan PPKM skala mikro secara ketat,” mengatakan Rahmad Handoyo.

Baca juga: Satgas minta enam provinsi segera optimalkan PPKM Mikro

Dia yakin pemerintah menciptakan kebijakan PPKM mikro sudah melalui berbagai pertimbangan matang dari masukan berbagai pihak. Karena efektif menekan kasus, oleh karena itu diperpanjang beberapa kali.

“Sekarang saatnya kita mengimplementasikan, membumikan, & melaksanakan apa yg dimaksud dengan PPKM skala mikro itu,” ucap Rahmad.

Dia juga yakin kalau semua elemen masyarakat komitmen menerapkan PPKM mikro, maka Indonesia sanggup mengendalikan penyebaran COVID-19.

Menurut Rahmad, apapun kebijakannya kalau pelaksanaan di lapangan tidak maksimal, penegakan tidak berjalan maka akan percuma. Kuncinya adalah komitmen menjalankan apa yg sudah diputuskan pemerintah.

Meningkatnya kasus COVID-19 di beberapa daerah khususnya di Jawa Timur, menurut dia harus jadi perhatian semua pihak.

“Saatnya energi positif mendukung, harus kita sukseskan program pemerintah pusat. Pemerintah daerah harus menjalankan. Kuncinya ini akan terkendali bila kita dapat menjalankan & menegakkan aturan PPKM skala mikro,” mengatakan Rahmad.

Baca juga: Panglima TNI tinjau posko PPKM mikro di Depok

Sedangkan anggota Komisi IX DPR Darul Siska mengatakan PPKM Mikro sebaiknya lebih diperketat supaya masyarakat dapat tertib.

“Perlu peningkatan sosialisasi, persuasi, & edukasi masyarakat & penegakan sanksi bagi pelanggaran aturan,” katanya.

Darul menilai Indonesia sedang menghadapi tantangan terberat, karena penambahan kasus positif COVID-19 harian sangat mengkhawatirkan. Saat yg sama, ada masyarakat yg bertindak dengan jalan pikiran masing-masing.

“Lagi-lagi masalahnya adalah bagaimana kita mengedukasi masyarakat supaya memahami beratnya masalah menghadapi pandemi & setiap warga ikut berperan aktif mensukseskan pembentukan herd immunity,” mengatakan Darul.

Dia melihat kebijakan strategis pemerintah pusat untuk mencegah penularan COVID-19 disikapi beragam oleh pemerintah daerah. Sehingga, menurut Darul implementasi kebijakan di tingkat daerah kurang maksimal.

“Terutama edukasi masyarakat untuk melaksanakan protokol kesehatan & pencerahan untuk ikut vaksinasi,” ujarnya.

Baca juga: Pemprov & TNI/Polri dirikan posko pengetatan PPKM mikro Bangkalan
Baca juga: Peneliti: Pemulihan ekonomi tergantung kebijakan pengendalian pandemi

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/2226850/dpr-daripada-debat-lockdown-lebih-baik-maksimalkan-ppkm-mikro

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *