oleh

DPD RI dukung Mendagri inventarisir Perda hambat masuk investasi

Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. (DPD RI)

Jakarta (ANTARA) – Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti mendukung langkah Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian yg meminta pemerintah daerah (pemda) mengiventarisir peraturan daerah (perda) yg dapat menghambat masuknya investasi.

Dia mengingatkan Pemda peka kepada regulasi & birokrasi yg tidak relevan dengan kemudahan investasi di daerah.

“Pemerintah daerah harus memilah perda-perda untuk berbagai kepentingan pembangunan daerah, termasuk perda yg kurang relevan dengan semangat investasi,” mengatakan LaNyalla dalam keterangannya di Jakarta, Minggu.

Menurut dia, investasi sangat diperlukan untuk membangun daerah namun investor akan sulit masuk apabila regulasi yg ada di daerah bertele-tele & menyulitkan.

Baca juga: Ketua DPD: Percepatan penetapan KPI pacu pertumbuhan ekonomi daerah
Baca juga: Ketua DPD ajak kaum buruh bantu pemerintah atasi pandemi
Baca juga: Ketua DPD RI ingatkan pentingnya kelola dana desa secara transparan

Dia menilai investor akan mempertimbangkan berbagai faktor sebelum berinvestasi karena itu kalau kemudahan berusaha & kepastian hukum tidak didapat akibat regulasi yg kusut, investor akan pergi.

LaNyalla juga mendorong pemda supaya seirama dengan pemerintah pusat untuk membuka “keran” investasi selebar-lebarnya melalui regulasi yg bersahabat, & salah satu upaya yg dapat dilakukan pemda adalah reformasi birokrasi.

“DPD RI mendukung upaya Kemendagri yg sedang berupaya menyederhanakan struktur di tingkat daerah. Saya juga akan meminta Komite I DPD RI yg tugasnya mengurusi masalah pemerintah daerah untuk memberikan pendampingan ke pemda,” ujarnya.

Senator asal Jawa Timur itu meminta seluruh pemda memperhatikan setiap potensi yg kurang menguntungkan, & potensi tersebut harus diatur juga dalam regulasi namun di sisi lain, jangan juga kemudahan investasi jadi merugikan.

Karena itu LaNyalla berharap supaya pemda teliti dalam menciptakan regulasi, & Pemda diingatkan supaya mengerjakan kajian matang & komprehensif sebelum mengeluarkan sebuah kebijakan.

“Dan harus diperhatikan betul keuntungan & potensi kerugiannya. Topografi kita juga harus jadi pertimbangan karena wilayah Indonesia cukup rentan dengan kebencanaan,” katanya.

Dia menilai, kemudahan investasi juga akan membuka lapangan kerja secara luas seperti amanat Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024.

Karena itu dia meminta pemda harus jeli kepada peluang & jangan hingga karena regulasi yg sulit, akan berdampak kepada perbaikan di berbagai sektor kehidupan karena regulasi yg baik harus dapat menolong majunya perekonomian daerah.

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/2134646/dpd-ri-dukung-mendagri-inventarisir-perda-hambat-masuk-investasi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *