oleh

Dosen UGM paparkan alasan Bung Karno pakai peci hitam

Slot SimakNews.com – Dosen UGM paparkan alasan Bung Karno pakai peci hitam,

Dosen Ilmu Politik & Ilmu Pemerintahan Universitas Gajah Mada (UGM) Abdul Gaffar Karim dalam Episode 8 Bung Karno Series Badan Kebudayaan Nasional Pusat PDI Perjuangan secara virtual, Jakarta, Selasa (8-6-2021). (ANTARA/HO-PDIP)

Jakarta (ANTARA) – Dosen Ilmu Politik & Ilmu Pemerintahan Universitas Gajah Mada (UGM) Abdul Gaffar Karim menjelaskan mengapa Proklamator RI Bung Karno kerap kali memakai peci hitam.

“Bung Karno pernah menceritakan di dalam otobiografinya bahwa beliau memilih memakai peci hitam karena peci merupakan tutup kepala yg biasa dipakai oleh rakyat kecil,” mengatakan Gaffar dalam Episode 8 Bung Karno Series Badan Kebudayaan Nasional Pusat PDI Perjuangan yg dipandu Kirana Larasati secara virtual, di Jakarta, Selasa.

Bung Karno yg diketahui sebagai singa podium & memiliki daya seni, tetapi mengandung kekhasan dalam berpenampilan yg jarang ditilik orang.

Baca juga: PDIP: Banyak orang belum tahu Bung Karno lahir di Surabaya

Menurut dia, Bung Karno biasa memakai setelan jas dengan tanda kepangkatan simbol militer & peci hitam. Selama jadi presiden, ada atribut busana unik itu sering dipakainya bahkan hingga kunjungan kenegaraan ke luar negeri.

Gaffar menyebutkan, peci hitam yg sering dipakai Bung Karno memiliki filosofi tersendiri. Yang jadi alasan pemilihan peci sebagai ‘teman outfit’ Bung Karno tak lain karena peci merupakan simbol dari rakyat kecil pada saat itu.

Peci adalah tutup kepala yg sering dipakai oleh rakyat pribumi, bukan oleh raja, petinggi ataupun bangsawan pada saat itu.

Selain itu, makna psikologis peci adalah simbol perlawanan kepada penjajahan kolonialis & imperialis pada masa itu.

Ada pula makna sosiologis bahwa Bung Karno seorang pemimpin revolusi yg benar-benar merakyat serta tulus untuk perjuangan rakyat Indonesia, simbol untuk mempersatukan rakyat melawan penjajah, serta menggambarkan tidak ada kesenjangan antara pemimpin revolusi & rakyatnya.

“Itu merupakan simbol perlawanan kepada penjajahan, kepada imperialisme & peci hitam merupakan simbol paling tepat menggambarkan untuk waktunya rakyat berada di atas,” mengatakan Gaffar.

Baca juga: Suarahgaloka pentaskan monolog serial “Bung Karno”

Uniknya, Bung Karno sering terlihat di berbagai pertemuan ataupun di foto resmi sering memakai peci sedikit miring ke kiri. Bung Karno yg menyukai tentang filosofi, menggambarkan simbol keberpihakan kepada rakyat (sosialis) melawan penjajahan.

Selain peci, jas putih keabuan & tongkat komando yg dikenakan oleh Bung Karno saat itu juga memiliki makna psikologis, yakni menunjukkan rasa percaya diri, optimistis, kebanggaan, & kehormatan Bung Karno sebagai bagian dari bangsa yg merdeka & berdaulat.

Hal-hal itu merupakan kelebihan Bung Karno dalam membangun jiwa kharismatiknya mulai dari seni berpakaian, hal ini penting dalam membangun tabiat tokoh yg memiliki jiwa nasionalisme, santun & berkharismatik.

“Pecinya sering sedikit miring ke kiri, menggambarkan keberpihakan Bung Karno kepada rakyat. Bung Karno seorang ideolog, biasa menyampaikan pesan ideologi dengan cara apapun itu. Salah satunya lewat cara berpakaian, & di sinilah Bung Karno menunjukkan bahwa beliau tidak harap memihak kepada satu golongan saja,” mengatakan Gaffar.

Baca juga: Megawati mengisahkan saat Bung Karno naik kuda jinak
Baca juga: Megawati-Prabowo meresmikan patung Bung Karno
Baca juga: Megawati: Bung Karno sering bersentuhan dengan seniman & budayawan

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/2200210/dosen-ugm-paparkan-alasan-bung-karno-pakai-peci-hitam

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *