oleh

Dipolisikan Gegara Video Seks Mirip Dirinya, Gisel Terancam Dipenjara. Ini Tuntutan Pelapor

-Umum-0 views

Online – Sebuah video porno yg dideskripsikan mirip seniman Gisella Anastasia menghebohkan media sosial. Kasus ini kemudian dibawa ke ranah hukum oleh seorang pengacara bernama Febriyanto Dunggioi ke Polda Metro Jaya.

Febriyanto menjelaskan, laporan ini dibuatnya untuk meminta kepolisian mengusut siapa pemain dalam video seks tersebut, serta oknum perdana yg menyebarkan videonya.

“Semua yg terlibat di video itu harus ditangkap. Entah itu yg buat, yg nyebar harus ditangkap, kita sudah tekenin ke kepolisian diusut tuntas,” mengatakan Febriyanto saat dihubungi kumparan, Sabtu (7/11).

Febriyanto sudah melaporkan kasus ini ke SPKT Polda Metro. Pelaporannya tercatat dengan nomor LP: TBL/6608/XI/Yan.2.5/2020/SPKT PMJ tertanggal 7 November 2020. Ia menyebut alasannya melaporkan video viral ini lantaran sudah menciptakan gaduh dunia maya.

“Terbukti di Twitter menempati posisi puncak dengan trending topic. Bahkan di media online jadi pusat pemberitaan,” ucap Febriyanto.

Alasan lainnya karena ia melihat video tersebut memuat konten yg melanggar UU Pornografi & UU ITE soal larangan asusila.

“Baik pelaku yg menciptakannya, mengedit, & menyebarkan sudah semestinya layak di proses hukum,” ucap Febriyanto.

Gisel Harus Diperlakukan Sama di Mata Hukum
Gisel sebagai pihak yg disebut ada dalam video tersebut dinilai Febri harus diperlakukan sama di mata hukum. Ia membandingkan kasus video seniman berinisial A, yg pernah diputus bersalah oleh PN Bandung dengan sanksi 3 tahun 6 bulan penjara & denda Rp 250 juta.

Lebih lanjut, ia juga curiga dengan sikap Gisela. Sebab, kejadian ini bukanlah yg perdana menimpa Gisel, namun tidak ada kejelasan dari mantan istri Gading Marten itu. Tetapi, Gisela juga tidak pernah menuntut & mengejar siapa pembuat atau penyebar video mirip dirinya yg pernah viral sebelumnya.

“Terinformasi yg bersangkutan di sejumlah media tetap membantah dirinya dalam video itu. Meski diketahui pihaknya belum mengambil langkah hukum kepada pembuat & penyebarnya sejauh ini, sehingga tentu menimbulkan kecurigaan soal bantahannya bahwa itu memang bukan dirinya,” jelas Febriyanto.

Terakhir, sesuai undang-undang, perilaku mendokumentasikan suatu perbuatan asusila, & menyebarluaskan itu termasuk dalam tindak pidana.

“Bahwa perilaku seseorang yg mendokumentasikan suatu perbuatan asusila, apalagi ditemukan nanti sengaja disebar untuk diketahui publik, itu masuk dalam delik pidana. Dan hukum harus hadir untuk menindak tegas pelaku yg menciptakan video & yg menyebarluaskannya,” tutup Febriyanto.

Gisel sebelumnya sudah buka suara soal kemunculan video seks mirip dengan dirinya. Ia mengaku sedih karena kasus seperti ini harus dihadapinya lagi.

“Aku bingung klarifikasinya gimana. Soalnya bukan kali perdana ya kena di aku,” ucap Gisel.

“Sebenarnya sedih, cuma ya sudah nggak apa-apa dihadapi saja,” tutup dia.(Kumparan.com/artikelasli)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *