oleh

Detail Meninggalnya Aa Gatot Brajamusti, Sempat Mengeluh Hipertensi

Gatot Brajamusti mengpakai kursi roda saat menjalani sidang. (Wahyu Tri Laksono/Suara.com)

Gatot Brajamusti tutup usia pada Minggu (8/11/2020) sore.

Simaknews.com – Gatot Brajamusti meninggal dunia di Rumah Sakit Pengayoman, Jakarta Timur pada Minggu sore (8/11/2020). Wafatnya guru spiritual Reza Artamevia ini bersamaan saat menjalani sanksi di LP Cipinang.

Berdasarkan keterangan dari Kepala Bagian Humas & Protokol Ditjen PAS, Rika Aprianti mengatakan Gatot Brajamusti baru hari ini dirawat.

Meski begitu, ia sudah bolak balik rumah sakit lantaran beberapa riwayat penyakit yg diderita.

“Kena stroke, tadi keluhannya hipertensi & juga gula darahnya tinggi,” mengatakan Rika Aprianti saat dihubungi awak media.

Baca Juga: Meninggal di LP Cipinang, Gatot Brajamusti Dimakamkan di Sukabumi

84655 aa gatot 1604869495 -Aa Gatot saat akan menjalani sidang kasus asusila di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (12/10/2017) [suara.com/Wahyu Tri Laksono]

Sejak tadi diantar dari Lapas Cipinang menuju rumah sakit, Gatot Brajamusti ditemani anak & kuasa hukumnya.

“Pada saat dirujuk, dia ditemani anak & pengacara yg mendampingi ke rumah sakit,” kata Rika Aprianti.

Namun saat hingga di rumah sakit & dokter mengerjakan penanganan medis, lelaki 58 tahun itu dipanggil Yang Maha Kuasa.

“Dinyatakan meninggal dunia pukul 16.11 WIB oleh dokter di RS Pengayoman,” jelas Rika Aprianti.

Kini pihak keluarga tengah mengurus jenazah & dokumen Gatot Brajamusti di Lapas Cipinang.

Baca Juga: Ini Riwayat Penyakit Gatot Brajamusti Sebelum Meninggal Dunia

“Sedang dilakukan proses serah terima dari pihak Lapas Cipinang kepada anak & kuasa hukumnya,” ucap Rika.

Ia menambahkan, “Katanya mau dimakamkan di Sukabumi.”

Sejak beberapa tahun terakhir ini, Gatot Brajamusti memang memiliki riwayat penyakit stroke. Ia bahkan pernah menghadiri sidang dengan duduk di kursi roda.

Selain stroke, anak Gatot Brajamusti yakni Suci Patia mengatakan ayahnya menderita diabetes.

“Punya diabetes, sakitnya sudah lama,” mengatakan Suci Patia saat dihubungi awak media, Minggu (8/11/2020).

Ia mengatakan ayahnya memang memiliki kadar gula tinggi dalam tubuhnya.

Sehingga hal itulah yg menyebabkan lelaki yg divonis 20 tahun penjara itu mengalami penyakit diabetes.

12

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *