oleh

Demokrat: Polda Sultra cek kondisi tiga ketua DPC korban intimidasi

Ilustrasi – Logo Partai Demokrat. (Foto Istimewa)

Jakarta (ANTARA) – Tim Advokasi DPP Partai Demokrat mengatakan surat permohonan pelindungan yg dihinggakan ke Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo sudah ditindaklanjuti oleh Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra).

“Kami meminta pelindungan hukum ke Kapolri & minta tembusan ke Kapolda Sultra, & Kapolda Sultra sudah mem-follow up dengan mengecek ke ketua DPC (Dewan Pimpinan Cabang),” mengatakan Ketua Tim Advokasi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat Mehbob saat ditemui di Jakarta, Selasa.

Ia menjelaskan anggota Polda Sultra sudah menghubungi tiga ketua DPC yg jadi korban intimidasi pihak tidak dikenal.

“Mereka (Polda Sultra) menghubungi klien kami, ketua-ketua DPC kami, menanyakan posisinya di mana & ada ancaman apa yg datang ke rumahnya. Sementara itu. Ada komunikasi antara Polda Sultra (dan tiga ketua DPC Partai Demokrat, Red),” terang Mehbob.

Baca juga: Partai Demokrat minta kepolisian lindungi ketua DPC yg diteror

Partai Demokrat pada 21 April 2021 melayangkan surat ke Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo yg isinya meminta pelindungan untuk tiga ketua dewan pimpinan cabang (DPC) partai karena mereka diteror oleh sejumlah orang tidak dikenal.

Tiga pimpinan kader Partai Demokrat di daerah, yaitu Ketua DPC Konawe Barat Jefri Prananda, Ketua DPC Muna Barat Laode Abdul Gamal, & Ketua DPC Buton Utara Muliadin Salemba menerima sejumlah telepon asing yg berisi ancaman & intimidasi setelah ketiganya melaporkan sembilan pengacara ke Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya) atas dugaan pemalsuan tanda tangan.

Sembilan pengacara itu merupakan kuasa hukum kelompok KLB Demokrat pimpinan Jenderal TNI (Purn) Moeldoko khususnya dalam salah satu kasus hukum di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat.

Baca juga: Pengacara penggugat AD/ART Partai Demokrat diduga catut nama ketua DPC

Nama-nama sembilan pengacara itu, yaitu Makarius Nggiri, Antonius E Rasi Wangge, Yustian Dewi Widiastuti, Rusdiansyah, Wahyudin, Gregorius D Djoka, Ilham Patahillah, Vahmi Wibisono, & Ahmad Rifai Suftyadi.

Sejauh ini, tiga ketua DPC itu belum dapat dihubungi untuk diminta konfirmasinya mengenai pengecekan dari Polda Sultra. Pihak kepolisian juga belum memberi keterangan resmi mengenai pengecekan kondisi tiga ketua DPC Partai Demokrat itu.

Sembilan pengacara yg dilaporkan oleh tiga ketua DPC Partai Demokrat itu juga belum dapat dihubungi untuk diminta tanggapan.

Baca juga: DPC Demokrat Bekasi hargai keputusan Kemenkum & HAM

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/2138142/demokrat-polda-sultra-cek-kondisi-tiga-ketua-dpc-korban-intimidasi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *