oleh

Demi Dapat Konsumsi Ganja, Tio Pakusadewo Berniat Ganti Kewarganegaraan

Tio Pakusadewo (Sumarni/Suara.com)

Tio Pakusadewo tak cuma bermasalah pada stroke-nya.

Simaknews.com – Putri Tio Pakusadewo, Maharani Annisa Pakusadewo mengatakan ayahnya sempat berencana untuk pindah kewarganegaraan ke negara yg mendukung regulasi ganja sebagai tanaman medis. Sebab, Tio mengaku menghisap ganja bikin dirinya tak merasakan sakit di badan.

beincash

Demi menghilangkan rasa sakit yg ada di badannya itu terdakwa Tio Pakusadewo sempat berencana berobat dengan mengonsumsi narkotika di luar Indonesia.

“Selalu ngingetin, sering kasih alternatif. Bahkan pernah juga (papa) harap pindah negara untuk menolong proses penyembuhan papa itu,” mengatakan Annisa saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (15/12/2020).

“Untuk berobat secara medis & menetap sih sebenarnya,” ucap Annisa menjelaskan.

Baca Juga: Tak Ada Rehabilitasi Kedua untuk Tio Pakusadewo

Tio Pakusadewo saat rumahnya digeledah polisi [istimewa]

Annisa mengungkap, rencana Tio Pakusadewo untuk pindah kewarganegaraan itu sudah dibicarakan sejak 2019. Hanya saja rencana itu gagal karena Tio lebih dulu ditangkap pihak kepolisian kembali karena narkoba.

“Rencananya pengin ke Amerika. Karena memang kayaknya sudah harus mengubah lifestyle-nya kan. Jadi papa menyesuaikan, ‘ya sudah kita coba pindah cari suasana baru’,” mengatakan Annisa.

Lebih lanjut Annisa mengungkapkan, rasa sakit yg ada di dalam tubuh Tio Pakusadewo muncul dari beberapa penyakit yg dideritanya. Selain stroke, efek kecelakaan yg menciptakan kaki Tio pincang pun jadi salah satu penyebabnya.

“Kalau memang masalah makai karena itu sakit di badan dia, bukan stroke doang. Dia juga pernah kecelakaan, terus juga komplikasi. Jadi untuk dia pakai (narkoba) itu banyak faktornya gitu,” mengatakan Annisa.

Tio Pakusadewo didakwa tiga pasal alternatif, yakni Pasal 114 Ayat 1, Pasal 111 Ayat 1, & Pasal 127 Ayat 1 Undang Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Tio Pakusadewo ditangkap di kawasan Terogong, Jakarta Selatan, Selasa (14/4/2020) dini hari.

Baca Juga: Stroke Tio Pakusadewo Sering Kambuh, Pengacara Minta Segera Direhab

Dari hasil penangkapan, polisi menemukan alat isap sabu atau bong, satu bungkus kertas berisi ganja 18 gram & satu unit telepon genggam.

ligafox

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *