oleh

Dapat Kiriman Paket dari Luar Negeri? Waspada Aksi Penipuan dengan Kurir Palsu

Online – Penipuan online kerap terjadi karena korban yg mudah percaya & tidak mencari kebenarannya terlebih dulu akibat terlalu bahagia karena mendapatkan hadiah dari luar negeri. Penipuan seperti ini dapat dihindari kalau kita mengetahui ciri-ciri modus dari pergerakan pelaku.

Ada beberapa ciri & tips yg dapat diketahui supaya dapat terhindar dari penipuan tersebut. Mulai dari alur modus penipuan hingga tips mengecek kebenaran dengan meminta bukti yg konkrit.

Kemajuan teknologi dengan segala kemudahannya ternyata tak cuma menimbulkan akibat yg positif. Dengan kemudahan tersebut, tak jarang terjadi penipuan kepada orang-orang yg mudah percaya atas sesuatu yg secara tiba-tiba memberikan mereka asa atau iming-iming seperti penipuan hadiah palsu yg kerap terjadi.

Kasus yg sering terjadi, penipu mengirimkan pesan kalau seseorang sudah mendapatkan hadiah atau barang dari luar negeri yg mengharuskan penerima hadiah untuk mengerjakan pembayaran terlebih dahulu sebagai pengganti biaya bea cukai & biaya admin lainnya supaya barang tersebut dapat masuk ke dalam negeri. Tidak cuma itu, pelaku memanfaatkan kurir palsu supaya seolah-olah barang sedang dikirim ke tempatmu.

Nantinya setelah korban mentransfer sejumlah uang, pelaku akan pergi & menghilang tanpa jejak. Di posisi ini, target akan kesulitan untuk mengerjakan verifikasi baik kepada pihak kurir & juga pihak bank yg jadi penerima uang. Hal ini dikarenakan pengiriman uang dapat tersembunyi oleh batas negara sehingga membutuhkan waktu yg lama untuk memprosesnya. Setelah proses birokrasi antar 2 bank selesai, uang sudah diambil terlebih dahulu oleh si penipu.

Untuk menghindari modus penipuan tersebut ada beberapa ciri-ciri yg dapat diketahui supaya dapat mengambil langkah yg tepat ketika ada seseorang yg mencoba mengerjakan penipuan.Seperti dikutip dari laman Bank BCA berikut ciri-ciri penipuan paket dari luar negeri.

Ciri-ciri Penipuan Lewat Pengiriman Paket Luar Negeri:

  • Pelaku memiliki 2 bagian tugas. 1 sebagai orang yg modus ke target. 1 bertindak sebagai pemilik kurir palsu
  • Biasanya pelaku akan mengerjakan pendekatan personal dengan modus berkenalan dengan target melalui sosial media
  • Pelaku mengaku akan memberikan hadiah kepada target.
  • Setelah itu pelaku akan akan mengirimkan hadiah melalui kurir palsu & mengirimkan resi palsu kepada target.
  • Selanjutnya, barang akan diberitakan sudah hingga di Indonesia namun pihak kurir palsu mengaku tidak dapat mengirimkan barang karena membutuhkan pembayaran clearance.
  • Kemudian, target akan diminta untuk mentransfer sejumlah uang ke akun pelaku untuk pembayaran clearance.
    Setelah mengetahui ciri-ciri modus penipuan tersebut, sebaiknya jangan mudah percaya pada hadiah, sebelumnya pastikan kebenarannya dengan meminta bukti konkrit.

    Tips supaya terhindar dari penipuan pengiriman paket luar negeri:

  • Jangan mudah percaya pada hadiah, pastikan kebenarannya dengan meminta bukti konkrit.
  • Selalu cek resi di situs kurir yg asli sebelum mengerjakan transfer.
  • Jangan terlalu bahagia & menggebu-gebu ketika mendapat pesan menerima hadiah dari luar negeri.
  • Tetap berpikir rasional & mengulik kebenaran dari paket yg Anda terima dari luar negeri, jangan hingga jadi korban penipuan. (tempo.co)
  • Komentar

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *