oleh

Dahulu Bisa Begituan 3 Kali Seminggu, Kini Ditinggal Pergi Suami – Donwori

Slot SimakNews.com – Dahulu Bisa Begituan 3 Kali Seminggu, Kini Ditinggal Pergi Suami – Donwori,

Ilustrasi: Jujuk Suwandono/Radar Surabaya

jpnn.com – Seorang istri -sebut saja Karin- memilih mengakhiri rumah tangganya. Perempuan paruh baya itu merasa kekurangan kasih sayang suami.

Karin (40) mengatakan suaminya minggat setelah ketahuan punya selingkuhan. Sebut saja suami Karin itu dengan panggilan Donwori (47).

Menurut Karin, suaminya tak pernah memberinya nafkah lagi. “Goro-goro onok sing anyar, aku wis gak direken maneh (gara-gara ada yg baru, saya sudah tidak dianggap lagi, red),” mengatakan Karin saat mengurus perceraiannya di Pengadilan Agama (PA) Kelas IA Surabaya, beberapa pekan lalu.

Slot info lainnya:
  • Ibu Rumah Tangga Jadi SPG Rokok, Sering Disentuh Cowok

Efek kehadiran orang ketiga dalam rumah tangga Karin dengan Donwori memang ke mana-mana. Karin tak hanya kekurangan nafkah lahir, tetapi juga jauh dari belaian kasih sayang suami.

“Dahulu seminggu dapat dua atau tiga kali, sekarang blas, enggak pernah sama sekali. Sebulan belum tentu sekali,” mengatakan perempuan bertubuh mungil itu menceritakan aktivitas ranjangnya.

Kurangnya nafkah menciptakan Karin tak dapat lagi membeli kosmetik. Dia juga tak dapat lagi berwisata kuliner.

Slot info lainnya:
  • Kisah Pria Kekar Tersinggung Tudingan ‘Lemah’ di Kamar

“Jatah berkurang 25 persen lebih,” ungkapnya.

Ternyata, jatah bulanan untuk Karin berkurang karena Donwori membiayai selingkuhan. Sebut saja selingkuhan Donwori bernama Sephia.

TAGS   Donwori Karin Sephia Selingkuh

BERITA TERKAIT
  • Ibu Rumah Tangga Jadi SPG Rokok, Sering Disentuh Cowok
  • Istri Cuma Asyik Main Ponsel & Rebahan, Rumah Tangga Berantakan
  • Berbulan-bulan Tak Ada Nafkah, Istri pun Ogah
  • Suami Ogah Dicerai, Malah Demen Ajak Istri Berkelahi
  • Semula Cuma Kasihan, Akhirnya Jadi Selingkuhan
  • Istri Sering Curhat ke Teman Kerja, Tidur Bareng, Lalu Berbadan Dua

SPONSORED CONTENT

loading…

.SC_TBlock_321180_td img[src*=img]{ border: 1px solid rgb(0, 0, 0); margin: 1px; width: 165px!important; min-width: 100px; height: 102px!important; position: static; object-fit: cover;} #cto_advert_logo { object-fit: fill!important; width:auto!important; height:auto!important;} #SC_TBlock_321180 >div >table a{ padding: 0; } #SC_TBlock_321180 > div > table > tbody > tr > td{ vertical-align: top; } #SC_TBlock_321180 > div > table > tbody > tr > td { padding: 0 !important; } #SC_TBlock_321180 a { font-family: Georgia, Times, Times New Roman, serif !important; } #SC_TBlock_321180 >div >table a{ padding: 0; } #SC_TBlock_321180 > div > table > tbody > tr > td{ vertical-align: top; }

loading…

.SC_TBlock_321187_td img[src*=img]{ border: 1px solid rgb(0, 0, 0); margin: 1px; width: 165px!important; min-width: 102px; height: 100px!important; position: static; object-fit: cover;} #cto_advert_logo { object-fit: fill!important; width:auto!important; height:auto!important;} #SC_TBlock_321187 > div > table > tbody > tr > td { padding: 0 !important; } #SC_TBlock_321180 >div >table a{ padding: 0; } #SC_TBlock_321180 > div > table > tbody > tr > td{ vertical-align: top; } #SC_TBlock_321187 a { font-family: Georgia, Times, Times New Roman, serif !important; } .SC_TBlock > div > table > tbody > tr > td { padding: 0 !important; } #SC_TBlock_321180 >div >table a{ padding: 0; } #SC_TBlock_321180 > div > table > tbody > tr > td{ vertical-align: top; }

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *