omni 41 -
in

CSIS: RUU Cipta Kerja keharusan sejak bertahun-tahun lalu

Sejumlah buruh mengerjakan aksi unjuk rasa di depan gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (29-7-2020). Mereka menuntut DPR untuk menghentikan pembahasan Omnibus Law RUU Cipta Kerja. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/aww.

RUU Cipta Kerja akan menguntungkan masyarakat yg tengah mencari kerja di tengah pandemi COVID-19.Jakarta (SIMAKNEWS) – Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja semestinya sudah dirancang pemerintah bersama DPR RI sejak bertahun-tahun lalu.

Advertisements

Pengamat ekonomi-politik Center for Strategic and International Studies (CSIS) Yose Rizal Damuri mengatakan bahwa omnibus law tersebut akan meningkatkan iklim investasi di Indonesia.

“Itu memang sebenarnya sudah keharusan Indonesia mengerjakan sejak bertahun-tahun yg lalu,” mengatakan Yose dalam rilis yg diterima di Jakarta, Kamis.

Baca juga: Pencari kerja di Jakarta tak perlu khawatir hadirnya RUU Ciptaker

Menurut Yose, kesulitan investasi masih jadi permasalahan yg perlu diselesaikan. Salah satu permasalahan yg menghambat investasi adalah tumpang-tindih peraturan & kewenangan pemerintah pusat & daerah, perizinan berbelit, hingga tenaga kerja.

Permasalahan investasi itu, lanjut dia, bukan cuma menyulitkan investor negara lain, melainkan juga investor dalam negeri.

Oleh karena itu, Pemerintah memerlukan opsi cepat dalam mengerjakan reformasi kebijakan & memperbaiki iklim investasi melalui pembuatan RUU Cipta Kerja.

“Makanya, perlu dilakukan secara langsung & komprehensif. Ini adalah ide dari Omnibus Law Cipta kerja tersebut,” ujar Yose.

Yose menyebut sejumlah pihak semestinya tak mempermasalahkan RUU Cipta Kerja karena tujuan pembuatan regulasi ini untuk meningkatkan investasi.

Selain itu, Yose mengatakan bahwa RUU Cipta Kerja selama ini kerap dianggap menguntungkan dunia usaha & merugikan tenaga kerja.

Padahal, menurut Yose, dunia usaha & tenaga kerja saling membutuhkan satu sama lain.

Baca juga: RUU Cipta Kerja dinilai dapat menarik investasi baru

“Jadi, kadang-kadang banyak yg mendikotomikan seakan-akan ini bertentangan satu sama lain. Saya pikir itu enggak seperti itu kondisinya,” katanya menegaskan.

Yose justru menyatakan bahwa RUU Cipta Kerja akan menguntungkan masyarakat yg tengah mencari kerja di tengah pandemi COVID-19.

Menurut dia, banyak orang yg membutuhkan pekerjaan saat ini.

“Ada jutaan orang yg belum masuk pasar tenaga kerja yg membutuhkan reformasi ini,” mengatakan Yose.

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/1642066/csis-ruu-cipta-kerja-keharusan-sejak-bertahun-tahun-lalu

Report

What do you think?

888 points
Upvote Downvote

Written by dono

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…

0