oleh

Cerita Sulis Saat Presiden Jokowi Menjadi Karyawan BUMN di Aceh

Slot SimakNews.com – Cerita Sulis Saat Presiden Jokowi Menjadi Karyawan BUMN di Aceh,

Online – Presiden Joko Widodo atau Jokowi saat bertugas sebagai karyawan BUMN, PT Kertas Kraft Aceh (KKA), ikut membangun Taman Arboretum berisi tanaman Pinus yg berasal dari seluruh dunia.

Ini diceritakan Sulistiyo, salah seorang sahabat Presiden Jokowi yg sama-sama karyawan PT KKA.

Presiden Jokowi & Sulistiyo sama-sama dikirim bertugas ke Aceh Tengah (sebelum dimekarkan jadi Kabupaten Bener Meriah).

Tanaman Pinus tersebut ditanam pada tahun 1989-1990. Berada di Kampung Simpang Tiga Redelong, tidak jauh dari kompleks perumahan karyawan PT KKA.

“Dulu kawasan itu sebagai Taman Pinus. Bibitnya berasal dari negara-negara penghasil tanaman Pinus dari seluruh dunia,” jelasnya.

Pak Jokowi memimpin penanaman Pinus tersebut,” kenang Sulistiyo di kediamannya Bener Meriah, Rabu (16/6/2021).

Sulistiyo menyarankan, supaya Pemerintah Kabupaten Bener Meriah merawat secara intensif tanaman Pinus yg masih tersisa itu karena memiliki nilai sejarah.

Ia menyarankan, supaya masing-masing tanaman Pinus tersebut diberi keterangan asal & jenisnya.

“Sebetulnya dulu kawasan itu penuh dengan tanaman Pinus. Berjejer sangat indah & rapat,” beber dia.

Sulistiyo & Presiden Jokowi merupakan dua dari sembilan karyawan PT KKA yg ditugaskan di Aceh Tengah.

Mereka datang pada 15 Januari 1986. Tiga dari sembilan karyawan itu kemudian ditugaskan untuk membangun pabrik PT KKA di Lhokseumawe.

Sulistiyo & Presiden Jokowi berserta empat orang lainnya dikirim ke Aceh Tengah untuk mengerjakan survei potensi & letak pembangunan jalan.

Sulistiyo masih ingat nama-nama rombongan yg datang dari Jakarta secara bersamaan kala itu.

Mereka adalah, Presiden Jokowi, Sulistiyo, Sueb, Bambang Yulianto, Teguh, & Hari Mulyono.

‘Kami semua Sarjana Kehutanan berasal dari universitas berbeda. Saya dari Universitas Mulawarman, Pak Sueb dari IPB, Pak Jokowi & Pak Hary Mulyono dari UGM, & Pak Bambang Yulianto dari Universitas Sudirman,” ujar Sulistiyo yg akrab dipanggil Pak Sulis.

Sekarang di letak itu dijadikan Taman Arboretum Taman Budaya Gayo. Tersedia pentas eksibisi atau open stage. Sisa-sisa tanaman Pinus dibiarkan tumbuh.

Kepala Dinas Pariwisata Bener Meriah, Irmansyah mengatakan, di letak itu pernah diselenggarakan kegiatan ‘November Kopi Gayo pada 2020’.

“Kita akan intensifkan kegiatan-kegiatan seni di sana. Tapi untuk sementara, karena keadaan pandemi Covid-19, kegiatan-kegiatan seni ditiadakan,” ujar Irmansyah.

Ia sependapat bahwa Taman Arboretum yg ditanam Presiden Jokowi harus dirawat & dilestarikan sebagai bagian dari perjalanan sejarah Presisen Indonesia sekaligus sejarah Bener Meriah.

Irmansyah menyebutkan, pihaknya juga sudah menjadwalkan kegiatan ‘Kenduri Kopi’ dipusatkan di Taman Arboretum Taman Budaya Gayo.

“Insya Allah, Kitakan doakan, pandemi ini segera berakhir & kegiatan-kegiatan seni budaya dapat diselenggarakan kembali,” ucap Irmansyah.(tribunjateng.com)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *