oleh

CEO Team Secret Kritik Kontrak Eksklusif Moonton yg Melarang Tim-tim eSports Berlaga di Kompetisi Wild Rift

Slot SimakNews.com – CEO Team Secret Kritik Kontrak Eksklusif Moonton yg Melarang Tim-tim eSports Berlaga di Kompetisi Wild Rift,

CEO Team Secret, John Yao, menuding kontrak eksklusif Moonton bagi tim-tim eSports Mobile Legends tidak sehat bagi ekosistem serta integritas eSports.

IDGS, Jumat, 9 Juli 2021 John Yao menyatakan hal tersebut lewat Facebook pribadinya pada Kamis (8/7/2021). Pernyaaan CEO Team Secret itu merespon unggahan Wild Rift Esports News di Twitter di hari yg sama, yg mengindikasikan bahwa beberapa regu eSports yg memiliki divisi Mobile Legends diharuskan melepas roster Wild Rift mereka sebagai bagian dari kesepakatan kontrak eksklusif dengan Moonton yg tidak memperbolehkan tim-tim itu bergabung dalam lomba eSports Wild Rift.

Several Esports orgs including @bigetronesports may be required to release their Wild Rift rosters as a result of signing an exclusivity contract with Moonton, restricting them to be able to compete only in @MobileLegendsOL and thus are denied the right to field a #WildRift team

— Wild Rift Esports News (@WRCompetitive) July 8, 2021

BacaJuga

Pertarungan Seru OG vs. Team Nigma di Kualifikasi TI 10 Wilayah Eropa Barat, Benar-benar Level Dunia!

Dunia Games League 2021 Siap Majukan Ekosistem Gaming di Indonesia

Daftar TOP CLANS 2021 Dota 2 Wilayah Indonesia, Terbuka HIngga 11 Juli via Stream Gaming

John Yao menitikberatkan bagaimana dalam turnamen eSports Mobile Legends, beberapa regu berbeda yg bernaung di bawah organisasi yg sama dapat ikut berkompetisi melawan satu sama lain di turnamen yg sama sesuatu yg disebut John Yao sebagai pendekatan “di bawah standar global”.

“Rasanya jenaka bagaimana Mobile Legends tidak memperbolehkan regu untuk memiliki divisi WIld Rift, namun di Mobile Legends sendiri Evos dapat memiliki 3- tim, RSG 20, & ONIC memiliki 10 tim, & masih banyak lagi,” tulis John Yao.

John Yao, CEO Team Secret. (Facebook/John Yao)

Bahkan bagi organisasi eSports, berinvestasi di beberapa gim adalah integral untuk bertahan hidup. Sehingga saya yakin ML (Mobile Legends) memberi bayaran tinggi bagi mereka untuk menandatangani kontrak eksklusif seperti itu,” tambahnya.

Di sisi lain, Manager Esports Wild Rift, Ban “ChisinX” Chee, menciptakan pernyataan lewat akun Twitter pribadinya @chisinRPL bahwa pihaknya tidak akan melarang tim-tim Wild Rift di Asia Tenggara untuk berpartisipasi di judul-judul gim eSports lainnya.

Been receiving multiple enquiries regarding WR teams in Indonesia. We would like to reassure our players that Riot SEA does not restrict WR SEA esports teams from participating in other mobile esports leagues, & we empower our teams to exercise freedom of choice in this space.

— Ban ChisinX Chee (@chisinRPL) July 8, 2021

“Kami harap menjamin para pemain kami bahwa RIOT SEA tidak melarang tim-tim Wild Rift Asia Tenggara berpartisipasi di liga-liga mobile eSports lainnya, & kami mendukung tim-tim kami untuk menunjukkan kebebasan dalam memilih di bidang ini,” tutur ChisinX.

Hingga berita ini ditulis, baik pihak Moonton maupun tim-tim eSports yg masuk dalam kategori tersebut belum ada yg memberi respon resmi.

(Stefanus/Online)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *