20200821 alex oxlade chamberlain 1 -
in

Calon pembeli Newcastle terjerat masalah informasi palsu

Ilustrasi – Gelandang Newcastle United Matt Ritchie (tengah) berduel memperebutkan bola dengan dua gelandang Liverpool, Alex Oxlade-Chamberlain (kanan) & Naby Keita, dalam laga pemungkas Liga Premier Inggris 2019/20 di Stadion St. James’ Park, Newcastle, Inggris, Minggu (26/7/2020). (ANTARA/REUTERS/POOL/Jan Kruger)

Jakarta (ANTARA) – Perusahaan calon pembeli Newcastle United asal Singapura, Bellegraph Nova Group (BN Group) terjerat masalah informasi palsu, setelah Reuters menemukan sejumlah kejanggalan dari informasi yg mereka berikan.

Advertisements

BN Group belakangan mengakui pihaknya merekayasa foto mantan presiden AS Barack Obama pada materi-materi pemasaran yg dipakai untuk mempublikasikan grup bentukan baru tersebut.

Perusahaan itu mengatakan sejumlah informasi di material tersebut dirilis prematur atau mengandung kesalahan setelah Reuters menemukan inkonsistensi saat berbicara kepada perwakilan perusahaan itu.

Berbicara atas nama para petinggi BN Group, kepala hubungan investor Nereides Antonio Giamundo de Bourbon, mengakui bahwa perusahaannya sudah merekayasa foto-foto Obama untuk menciptakannya seolah-olah menghadiri pertemuan dengan para eksekutif di Paris.

Baca juga: Investor Singapura akan beli Newcastle
Baca juga: Konsorsium Arab Saudi dikabarkan batal akuisisi Newcastle

“Kami adalah orang-orang yg serius (dalam berbisnis). Satu-satunya hal yg ambigu cuma Photoshop itu. Tetapi tidak ada maksud buruk di baliknya,” ucap Bourbon.

Pengakuannya muncul pada Rabu sebagai respon kepada pertanyaan-pertanyaan dari Reuters.

BN Group sudah menghapus foto-foto itu dari laman resmi mereka.

Meski begitu Bourbon membantah tudingan bahwa perusahaannya sengaja menciptakan klaim palsu mengenai aspek bisnis apapun.

Perusahaan itu mengatakan pihaknya mencatatkan keuntungan sebesar 12 milyar dolar pada tahun lalu, & memiliki kantor pusat di Paris.

Dari penyelidikan yg dilakukan oleh Reuters, tidak ada perusahaan bernama Bellagraph Nova Group yg terdaftar di Prancis. Reuters juga tidak menemukan perusahaan itu saat mendatangi letak yg diberikan sebagai alamat kantor.

Sebagai tambahan, BN Group sempat mengatakan bahwa perusahaan teknologi finansial Hydra X merupakan salah satu bagian dari mereka & mengurusi sistem perdagangan (trading) di Bursa Efek Singapura.

Hydra X sudah membantah kedua klaim tersebut. Bursa Efek Singapura juga membantah bahwa Hydra X mengurusi sistem perdagangan mereka.

BN Group menarik perhatian banyak orang saat mereka mengumumkan mereka akan berusaha membeli Newcastle pada pertengahan Agustus. Mereka juga mengatakan sudah mendapat dukungan dari legenda Newcastle Alan Shearer.

Masalah terkini yg menghantam BN Group semakin menambah ketidakpastian masa depan Newcastle. Sebelumnya mereka sempat disebut-sebut diminati konsorsium Arab Saudi, namun rencana itu berujung pembatalan.

Baca juga: Barcelona tawarkan Philippe Coutinho ke Arsenal & Newcastle United
Baca juga: Steve Bruce desak klub-klub kaya bantu regu divisi bawah Inggris

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/1682954/calon-pembeli-newcastle-terjerat-masalah-informasi-palsu

Report

What do you think?

887 points
Upvote Downvote

Written by IDN Sport

Staff pada Grup operator label swasta terbesar yang menggunakan tulang punggung kami di ASIA. Rekam jejak yang terbukti selama lima tahun dan lebih dari 300 klien dengan basis klien terbesar dari jaringan multipemain.

Bergabung bersama IDNSport.net dan rasakan apa itu game online masa depan. Kami memiliki semua alat yang diperlukan untuk mengungguli persaingan dan kami menyediakan kolaborasi ujung ke ujung untuk memastikan kemajuan bisnis yang berkelanjutan. Jangan lewatkan kesempatan ini dan bergabunglah dengan jaringan game online terbesar di Asia!

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…

0