oleh

Cak Imin: Pemda Jakarta jangan buat kebijakan standar ganda

Dokumentasi – Wakil Ketua DPR periode 2019-2024 Muhaimin Iskandar (Cak Imin) jadi pembicara dalam Diskusi Publik DPP PKB bertajuk “Virus Baru Hadir, Kita Bisa Apa?” di Kantor DPP PKB, Jalan Raden Saleh, Jakarta yg disiarkan secara virtual, Kamis (14/1/2021). ANTARA/HO-PKB.

Jakarta (ANTARA) – Wakil Ketua DPR RI Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin meminta Pemerintah Daerah Provinsi DKI Jakarta tidak menciptakan standar ganda dalam sebuah kebijakan.

“Di satu sisi ziarah kubur yg jadi ritual umat muslim saat Lebaran dilarang dengan alasan mencegah penularan COVID-19 karena terjadi kerumunan massa, namun di sisi lain wisata Ancol dibuka,” mengatakan Cak Imin dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.

Hal itu dikatakannya terkait jumlah kunjungan wisatawan ke Pantai Ancol, Jakarta pada Jumat (14/5) membludak yaitu mencapai sekitar 39.000 pengunjung.

Kondisi Ancol tersebut jadi “trending topic” di Twitter karena kerumunan wisatawan tersebut dikhawatirkan akan memicu terjadinya klaster baru penyebaran COVID-19.

Gus AMI meminta Pemprov DKI lebih bijak dalam menciptakan sebuah kebijakan karena kebijakan membuka Pantai Ancol, jelas menimbulkan kerumunan yg sulit dikendalikan.

Baca juga: Ancol batasi pengunjung 36.000 orang per hari

Baca juga: Ancol tutup operasional pada hari ketiga Lebaran

Menurut Ketua Tim Pengawasan Penanganan Bencana COVID-19 DPR RI itu, bagaimana orang mandi di pantai dapat menerapkan protokol kesehatan, karena tidak mungkin mengpakai masker.

“Mau jaga jarak juga bagaimana caranya? Lihat saja berbagai gambar kerumunan yg terjadi di Ancol pada Jumat kemarin,” ujarnya.

Ketua Umun DPP PKB itu menilai pemda Jakarta terlambat ketika akhirnya mengambil kebijakan penutupan Ancol pada Sabtu (15/5) pasca-kejadian membludak-nya pengunjung pada Jumat (14/5).

Menurut dia, jangan hingga penutupan sementara dilakukan pada Sabtu (15/5) saja karena keselamatan rakyat harus diprioritaskan karena jangan menciptakan kebijakan yg justru mengorbankan rakyat.

“Jangan hingga apa yg terjadi di India, terjadi pula di Indonesia akibat sebuah kebijakan yg tidak tepat,” katanya.

Baca juga: Ini tautan pengembalian dana pengunjung Ancol

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/2156530/cak-imin-pemda-jakarta-jangan-buat-kebijakan-standar-ganda

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *