BESIPAE ibu sumpah makan tanah -
in

Bupati Timor Tengah Selatah sebut tak ada niat korbankan warga Pubabu

Seorang ibu bersumpah makan tanah dalam aksi mempertahankan tanah ulayat mereka di Besipae, Timor Tengah Selatan untuk dijadikan sebagai letak pengembangan kelor & porang. (ANTARA/HO)

Pemerintah tentu mengharapkan yg terbaik untuk rakyatKupang (ANTARA) – Bupati Timor Tengah Selatan Egusem Piether Tahun mengatakan tidak ada niat untuk mengorbankan warga Pubabu dalam pembangunan pertanian di kawasan Besipae.

Advertisements

“Pemerintah tentu mengharapkan yg terbaik untuk rakyat. Tidak harap menyusahkan rakyat,” mengatakan Bupati Egusem Piether Tahun, Minggu, seputar penggusuran & perlakuan yg dinilai represif kepada warga Pubabu oleh pemerintah & aparat Brimob setempat.

Menurut dia, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sejak awal sudah menyatakan akan menolong warga membangun kembali rumah mereka, memberikan lahan untuk pertanian, sekaligus melibatkan mereka dalam pembangunan di Besipae.
Baca juga: Pemkab Timor Tengah Selatan kesulitan bantu korban penggusuran Pubabu

Namun dalam proses persiapan lahan di Besipae mendapat penolakan dari masyarakat yg mengklain sebagai tanah ulayat.

Dia mengatakan, saat kunjungan perdana bersama rombongan Gubernur NTT Viktor Laiskodar pada Juni 2020 lalu, mereka disambut dengan aksi bertelanjang badan.

Setelah adanya penolakan, Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan berupaya untuk mengerjakan pertemuan dengan keluarga yg menyerahkan tanah di Besipae pada tahun 1982 lalu.

Tetapi pertemuan belum dapat dilakukan, karena dari empat bersaudara, cuma ada tiga orang yg bersedia untuk berdialog.

“Sebagai Bupati yg pernah bekerja di Besipae pada tahun 1986, saya minta staf untuk mengerjakan komunikasi kembali dengan semua keluarga,” katanya pula.

Hanya saja, hingga saat ini belum ada pertemuan itu, karena empat bersaudara yg menyerahkan lahan kepada Pemerintah Provinsi NTT di Besipae belum ada kesepakatan.

Hanya saja, dia berharap rencana pengembangan tanaman kelor, porang di atas lahan seluas 3.700 hektare di Besipae tetap berjalan & memberikan kesejahteraan bagi warga sekitar kawasan itu.
Baca juga: LPA: Korban penggusuran di Pubabu tinggal di bawah pohon

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/1683250/bupati-timor-tengah-selatah-sebut-tak-ada-niat-korbankan-warga-pubabu

Report

What do you think?

888 points
Upvote Downvote

Written by dono

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…

0