oleh

Bupati Made Mahayasastra Apresiasi Akurasi Data Desa Presisi di Gianyar – Daerah

Slot SimakNews.com – Bupati Made Mahayasastra Apresiasi Akurasi Data Desa Presisi di Gianyar – Daerah,

Bupati Gianyar I Made Mahayasastra ketika menunjukkan apresiasinya pada hasil data desa presisi di Desa Tegallalang, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar, Bali, Senin (31/5/2021). Foto: Dok. Pemkab Gianyar

jpnn.com, GIANYAR – Keakuratan data dinilai penting sebagai basis perencanaan & pembangunan desa. Sebab, keberadaan data desa presisi akan memberi manfaat untuk pembangunan desa sebagai bagian sistem administasi pemerintahan di Indonesia.

“Andaikan saja, sebelum saya jadi bupati tiga tahun lalu, saya punya data seperti ini, komplit di seluruh desa, mungkin Gianyar itu sudah nomor satu di Indonesia,” mengatakan Bupati Gianyar I Made Mahayasastra ketika menunjukkan apresiasinya pada hasil data desa presisi di Desa Tegallalang, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar, Bali, Senin (31/5/2021).

Menurut Made Mahayastra, Kabupaten Gianyar yg memiliki luas wilayah 368 kilometer (km) dengan jumlah penduduk nomor tiga di Bali, tercatat masih menggeliat di masa pandemi covid-19.

Slot info lainnya:
  • Gianyar Perbaiki 20 Irigasi Tersier pada Tahun Ini

“Saya harap hinggakan di tahun 2022 semua desa harus sudah seperti Desa Tegallang. Alasannya, tanpa data yg akurat & valid, tentu tak dapat menuntun kita untuk menciptakan keputusan,” tegas Mahayastra.

Menurut Bupati, bila salah dalam pengambilan keputusan maka akan bermasalah dalam pembiayaan & menimbulkan kerugian, jauh melebihi daripada yg diperkirakan.

“Saya yakin, data desa presisi menjadi perwujudan cita-cita Bung Karno yg sudah memikirkan pembangunan berbasis data sejak 60 tahun yg lalu,” ujar dia.

Slot info lainnya:
  • Kabar Gembira Pensayang Seni, Pasar Sukawati Siap Diresmikan Jadi Pusat Kerajinan Lokal Gianyar

Adapun inisiatif untuk menghasilkan data desa presisi yg dilakukan di Kabupaten Gianyar, berasal dari studi doktoral Rieke Diah Pitaloka yg dielaborasi & dikembangkan di Bali.

Kandidat doktor dari Universitas Indonesia (UI) tersebut, juga menginspirasi dua desa lainnya yakni Pantai Bakti Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi, & Desa Sibandang Kecamatan Muara, Kabupaten Tapanuli Utara, untuk mengimplementasikan data desa presisi dalam perencanaan pembangunan pedesaan.(fri/jpnn)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *