oleh

Bupati Banyumas bantah tolak SKB 3 Menteri terkait seragam sekolah

-Umum-4 views

Bupati Banyumas Achmad Husein menyampaikan protes atas pemberitaan salah satu media daring yg menyatakan bahwa dirinya menolak SKB 3 Menteri terkait dengan seragam sekolah. ANTARA/Sumarwoto

Berita ini menyebutkan bahwa mantan Wali Kota Padang, Pak Fauzi Bahar mengatakan ada kepala daerah yg menolak SKB 3 Menteri, termasuk di sini adalah Bupati Banyumas. Itu tidak benar, hoaks ituPurwokerto (ANTARA) – Bupati Banyumas Achmad Husein membantah kalau dirinya menolak Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri terkait dengan pakaian seragam & atribut sekolah.

beincash

“Berita ini menyebutkan bahwa mantan Wali Kota Padang, Pak Fauzi Bahar mengatakan ada kepala daerah yg menolak SKB 3 Menteri, termasuk di sini adalah Bupati Banyumas. Itu tidak benar, hoaks itu,” katanya sembari menunjukkan berita salah satu media daring kepada wartawan di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Rabu siang.

Ia mengatakan Bupati Banyumas selamanya akan patuh & akan memedomani peraturan apapun yg dikeluarkan oleh pemerintah pusat.

Dengan demikian, mengatakan dia, berita yg disajikan dalam media daring tersebut adalah hoaks.

Baca juga: Pengamat: SKB 3 Menteri wujud toleransi antaragama di sekolah

Baca juga: Negara penjamin kebebasan beragama dalam utopia masyarakat Indonesia

“Saya kecewa, protes. Salah itu,” katanya sembari meminta wartawan media daring tersebut untuk menyampaikan permasalahan itu kepada pimpinan redaksi-nya.

Bupati mengatakan yg dia hinggakan bukan menolak SKB 3 Menteri, tetapi saat ekonomi sedang susah, jangan mewajibkan pungutan apapun kepada orang tua khususnya yg anaknya bersekolah di sekolah negeri.

“Termasuk juga seragam. ‘Wong’ itu sekolah di rumah (pembelajaran jarak jauh, red.) kok pakai seragam, enggak usah (pakai seragam). Nanti kalau sudah tatap muka, baru silakan wajib pakai seragam,” ucap-nya menegaskan.

Bahkan, mengatakan dia, untuk orang-orang yg tidak mampu, pihaknya akan menanggung kebutuhan seragam sekolah dasar maupun sekolah menengah pertama.

“Tetapi yg lain-lain, SKB 3 Menteri itu saya patuhi, dijalankan, tidak ada masalah. Kita wajib patuh kepada pimpinan pusat,” ujarnya.

Dalam pemberitaan media daring itu disebutkan bahwa Wali Kota Padang periode 2004-2014 Fauzi Bahar menyerukan kepala daerah supaya berani menolak SKB 3 Menteri terkait penerapan aturan berpakaian di sekolah karena SKB tersebut menghilangkan keberagaman kearifan lokal yg ada di Indonesia.

Fauzi mengapresiasi kepala daerah Banyumas, Ciamis & Pariaman yg tegas menolak penerapan SKB 3 Menteri.

Baca juga: Kemendikbud: Guru tak boleh paksa anak pakai atribut agama

Baca juga: Kemendikbud: SKB 3 Menteri terkait seragam cuma untuk sekolah negeri

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/2004413/bupati-banyumas-bantah-tolak-skb-3-menteri-terkait-seragam-sekolah

ligafox

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *