oleh

Buntut Heboh Sinetron Zahra, KPI Diminta Harus Sering Jemput Bola

Slot SimakNews.com – Buntut Heboh Sinetron Zahra, KPI Diminta Harus Sering Jemput Bola,

Keputusan KPI terkait sinetron Zahra yg menuai kontroversi. [Instagram]

“Kami harapkan KPI menjemput bola,” katanya.

Simaknews.com – Anggota Komisi I DPR-RI Christina Aryani mengatakan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) harus lebih aktif mengerjakan supervisi kepada lembaga-lembaga penyiaran. Hal ini dihinggakan menyusul hebohnya sinetron Suara Hati Istri-Zahra yg dinilai mempromosikan perkawinan dini & pedofilia.

“Kami mendorong KPI supaya terus mengerjakan kerja-kerja supervisi optimal sehingga tidak terkesan sebagai pemadam kebakaran atau menunggu adanya aduan dari masyarakat. Kami harapkan KPI menjemput bola, menolong lembaga penyiaran berjalan pada koridor yg baik & benar,” katanya dalam siaran pers dikutip dari ANTARA, Selasa (8/6/2021).

Menurut Christina, hal seperti pelibatan anak di bawah umur untuk adegan dewasa merupakan isu yg serius & urgen untuk segera disikapi. Bila tak ada tindak lanjut, dia khawatir dengan masa depan anak-anak Indonesia.

“Isu besarnya menyangkut pencerahan pelaku usaha penyiaran kita tentang akibat buruk perkawinan anak,” ujar Christina.

Baca Juga: 14 Tahun Dapat Tawaran Jadi Istri Ketiga, Lea Ciarachel Kebingungan

“Apakah rumah produksi & stasiun televisi tidak lagi dapat membedakan mana siaran yg mendidik maupun menghibur padahal Undang-Undang Penyiaran & Pedoman Perilaku Penyiaran & Standar Program Siaran (P3SPS) sudah memberikan batasan jelas tentang hal ini,” katanya lagi.

Pemerintah, Christina melanjutkan, melalui Kementerian Pemberdayaan Perempuan & Perlindungan Anak (KemenPPPA) sudah meluncurkan Gerakan Bersama Pencegahan Perkawinan Anak. Gerakan ini baru dapat berjalan semestinya bila ada dukungan masyarakat.

“Diperlukan usaha bersama untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya melindungi anak sebagai aset bangsa & mensosialisasikan bagaimana perkawinan yg ideal bagi mereka,” mengatakan Christina.

Di sisi lain, Christina mengapresiasi KPI yg responsif kepada pengaduan masyarakat. Sehingga tayangan sinetron di televisi swasta tersebut kini sudah dihentikan sementara.

“Semoga kasus ini jadi pelajaran berharga bagi kita semua supaya tidak ditemukan lagi ke depannya,” katanya.

Baca Juga: Lea Ciarachel Tak Diberitahu Saat Didepak dari Sinetron Zahra

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *