oleh

Brodo X ONIC Esports Rilis Film Pendek Demi Hapus Stigma Negatif Terhadap Esports

Melanjutkan komitmen bersama dalam menghadirkan semangat baru dengan kolaborasi lintas industri, ONIC Esports bersama Brodo merilis film pendek dokumenter berjudul Mengapa Esports Tak Bisa Dipandang Sebelah Mata.

IDGS, Rabu, 9 Desember 2020 Dalam film berdurasi 9 menit 31 detik ini, para pemangku kepentingan di industri eSports seperti Fauzi Anskar/Ranger Emas (Shoutcaster), Irliansyah Wijanarko (Co-Founder Revival TV), Ibnu Riza (Executive Chairman IESPA), Calvin Winata/CW (Pro Player ONIC Esports), dan Shawn Liem (CEO ONIC Esports) membagikan pandangannya mengenai perkembangan industri ini, khususnya potensi yg berdampak positif bagi perekonomian negara, termasuk membuka lapangan pekerjaan baru yg relevan dengan generasi muda. Kalian dapat menyaksikan film pendek itu di bawah ini:

beincash

BacaJuga

Phillips Monitors Indonesia Hadirkan Turnamen eSports ‘Everday Heroes Tournament, Pertandingkan VALORANT & Dragon Ball FighterZ

Sambut Akhir Tahun, Moonton Akan Luncurkan Film Pendek Berkolaborasi dengan 2 Aktor Ternama Indonesia

Inilah Para Champions Grand Final Point Blank Indonesia Qualifier 2020

Fauzi Anskar atau lebih diketahui dengan panggilan Ranger Emas mengungkapkan bahwa profesi shoutcaster yang sekarang dijalaninya dapat jadi pekerjaan impian apabila dilakukan dengan serius. Profesi ini termasuk pekerjaan profesional apalagi sekarang pemerintah sudah ikut mendukung industri ini dengan mengadakan berbagai turnamen Esports berskala internasional. Saya yakin industri ini akan jadi sangat besar, jelasnya.

Shawn Liem, selaku CEO ONIC Esports juga turut menyampaikan, Industri Esports sangatlah luas, dinamis, & menjangkau banyak unsur. Banyak sekali potensi bisnis yg dapat dikembangkan, mulai dari Social Media Marketing, Influencer & Talent Management, Event Organizer, hingga Merchandise Retail. Dari statistik juga terbukti bahwa mobile game di Indonesia, khususnya Mobile Legend sudah memecahkan rekor baru mencapai 2,5 juta viewership. Ini tentunya turut membuktikan potensi Esports sangat tinggi & masih dapat dieksplor lebih banyak lagi.

Meski potensi & peluang di industri ini terus mengalir deras, tetapi Esports masih menemukan kendala yg dapat menekan perkembangannya. Hal ini dihinggakan oleh Ibnu Riza, Executive

ONIC X BRODO : Dari statistik juga terbukti bahwa mobile game di Indonesia, khususnya Mobile Legend sudah memecahkan rekor baru mencapai 2,5 juta viewership. Ini tentunya turut membuktikan potensi Esports sangat tinggi & masih dapat dieksplor lebih banyak lagi. Shawn Liem, CEO ONIC Esports menyampaikan pandangannya mengenai perkembangan Industri Esports dalam film pendek dokumenter kolaborasi ONIC x Brodo berjudul Mengapa Esports Tak Bisa Dipandang Sebelah Mata.

Chairman Indonesia Esports Association (IESPA) yg sudah memberangkatkan ratusan atlet-atlet Esports Indonesia ke multi event internasional. Kendala Esports Indonesia adalah stigma & paradigma negatif dari masyarakat yg belum dapat menerima bahwa Esports dapat jadi profesi. Hal inilah yg harus diubah karena sekarang bermain game bukanlah sekadar rekreasi, tetapi sudah jadi profesi & prestasi, tegasnya.

Banyak banget orang keren & talenta luar biasa di Indonesia, khususnya di Esports. Kami harap dengan adanya mini-dokumenter ini lebih luas lagi masyarakat yg menyadari bahwa pegiat industri Esports adalah orang-orang hebat that are living an epic life, ungkap Bahmaniar, Growth Marketing Manager Brodo.

Untuk menyaksikan film mini-dokumenter persembahan Brodo X ONIC Esports Mengapa Esports Tak Bisa Dipandang Sebelah Mata, dapat mengunjungi Youtube channel @BRODO & media sosial Instagram @bro.do.

(Stefanus/Online)

ligafox

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *