oleh

Boyolali Gempar, Pelajar Ditemukan Tewas Telanjang Mengapung di Waduk

Slot SimakNews.com – Boyolali Gempar, Pelajar Ditemukan Tewas Telanjang Mengapung di Waduk,

Online – Warga sekitar Waduk Bade Dukuh Bade, Desa Bade, Kecamatan Klego, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, gempar. Menyusul ditemukannya seorang pelajar dalam kondisi tewas terapung di waduk.

Kapolsek Klego Polres Boyolali AKP Kasminto mengatakan, korban ditemukan oleh warga setempat dalam kondisi telanjang mengapung di Waduk Bade sekitar 30 meter dari pinggir daratan waduk sekitar pukul 10.00 WIB.

Korban tersebut bernama Andri Mustakim (15), warga Dukuh Wates Barat, RT 001/001, Desa Bade, Kecamatan Klego, Kabupaten Boyolali. Korban sebelum ditemukan, pakaiannya terlebih dahulu ditemukan di pinggir daratan waduk.

“Setelah mendapat laporan, kami langsung mengerjakan olah tempat kejadian perkara dengan meminta keterangan saksi yg melihat kejadian itu,” mengatakan Kasminto, Kamis (3/6/2021).

Dari informasi yg dihimpun, kronologi kejadian tersebut berawal korban pada hari Rabu (2/6) sekitar pukul 14.00 WIB meminta uang sebesar Rp5.000 kepada orang tuanya untuk membeli jajan.

Setelah itu, korban pergi jalan kaki. Orang tua korban kemudian pada hari Kamis pukul 09.00 WIB melapor kepada ketua RT setempat kalau anaknya hingga saat ini belum pulang ke rumah.

Orang tua korban lantas mencoba mencari di seputaran Waduk Bade, kemudian menemukan pakaian anaknya di pinggir waduk. Setelah diperhatikan, ada sesosok yg mengambang tidak bergerak dalam keadaan tengkurap sejauh sekitar 30 meter dari pinggir waduk.

Orang tua korban berteriak meminta bantuan orang-orang sekitar untuk mengecek sesosok tersebut. Setelah dicek dengan getek atau rakit bambu, ternyata sesosok orang tersebut adalah anaknya yg hilang.

Warga langsung mengevakuasi jasad korban, kemudian membawa ke daratan sambil menunggu petugas dari pihak kepolisian & Puskesmas Klego untuk memeriksakan jasad korban.

Pihak keluarga menolak saat jasad korban akan dibawa ke Puskesmas Klego. Jenazah langsung dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan.

Namun, mengatakan dia, dari hasil pemeriksaan jasad korban oleh regu medis puskesmas setempat tidak ditemukan tanda-tanda adanya kekerasan pada tubuh korban.

Dia mengatakan, hidung korban keluar darah akibat air masuk ke dalam paru-parunya. Perut korban membengkak akibat kemasukan air, & jasadnya sudah mulai keluar aroma busuk akibat meninggal lebih dari 12 jam. (inews.id)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *