oleh

BKSAP DPR kutuk aksi Israel terhadap Palestina

Pelayat membawa jenazah warga Palestina termasuk anggota keluarga Abu Hatab, yg tewas ditengah gejolak kekerasan Israel-Palestina, saat pemakaman di kamp pengungsi Beach, Kota Gaza, Sabtu (15/5/2021). ANTARA FOTO/REUTERS/Mohammed Salem/RWA/djo

Jakarta (ANTARA) – Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI mengutuk pengusiran warga Palestina di Yerusalem Timur karena merupakan tindakan brutal yg tak dapat dibiarkan, serta mendesak Dewan Keamanan (DK) PBB mengambil langkah nyata kepada pelanggaran yg berulang dilakukan Israel termasuk memberikan sanksi internasional.

Ketua BKSAP DPR Fadli Zon dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Minggu mengatakan BKSAP DPR sebagai alat kelengkapan dewan (AKD) yg berfokus kepada diplomasi DPR (parlemen) mengecam meluas-nya ketegangan & kekerasan khususnya di Jalur Gaza yg menyebabkan seratusan korban jiwa warga sipil Palestina yg tak berdosa.

Fadli yg menyampaikan sikap BKSAP mengatakan BKSAP berusaha semaksimal mungkin di semua lini mendukung Palestina termasuk di Committee on the Exercise of the Inalienable Rights of the Palestine. Serta mengusulkan supaya Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) & Gerakan Non Blok dapat segera mengerjakan pertemuan spesifik untuk membahas keadaan terkini terkait tindakan brutal Israel kepada Palestina.

Selain itu meminta negara-negara Arab & Islam memutuskan hubungan diplomatik atau perdagangan dengan Israel, menyerukan negara-negara Islam untuk membentuk front bersama melawan proyek normalisasi dengan Zionis, & menyerukan kepada PBB & OKI supaya membentuk badan spesifik rehabilitasi & pemulihan Gaza & Tepi Barat yg dibombardir Israel.

Baca juga: Indonesia akan terus dukung perjuangan Palestina: Menlu RI

Baca juga: Indonesia usulkan langkah kunci hentikan serangan Israel di Palestina

Serta mendesak agenda kemerdekaan bangsa Palestina harus segera dibicarakan di meja diplomasi internasional sesegera mungkin secara adil, terbuka, & menjunjung tinggi nilai kesetaraan & kemanusiaan; konsisten berjuang bersama Palestina hingga misi Palestina merdeka terwujud.

BKSAP juga mengapresiasi & mendukung penuh pertemuan darurat yg digelar DK PBB & OKI pada Minggu, (16/5) serta sangat mengharapkan pertemuan tersebut dapat menghasilkan keputusan nyata khususnya untuk menyelamatkan nyawa warga Palestina & menghidupkan kembali proses negoisasi.

Fadli mengatakan BKSAP menilai kegagalan DK PBB dalam mengambil tindakan tegas kepada Israel dapat menggerus kredibiltas institusi global antarpemerintah tersebut. Terkait hal itu, terdapat urgensi mendesak untuk memperkuat peran PBB, termasuk supaya PBB lebih demokratis & independen serta berwibawa.

Situasi mencemaskan terkini terkait kebiadaban Israel, mengatakan Fadli, adalah momentum bagi PBB untuk menegakkan hukum-hukum internasional.

Hukum internasional itu antara lain Resolusi Dewan Keamanan PBB Nomor 242 tahun 1967 yg meminta Israel menarik punggawa militer-nya dari kawasan yg sudah diduduki sejak perang 1967, Resolusi DK PBB Nomor 298 tahun 1971 yg menyatakan bahwa semua upaya yg diambil Israel untuk mengubah status Yerusalem termasuk penyitaan lahan adalah ilegal, & Resolusi Majelis Umum PBB Nomor 181 tahun 1947 yg menetapkan Yerusalem sebagai wilayah yg berada di bawah kewenangan internasional & diberikan status hukum & politik yg terpisah.

Baca juga: Anggota DPR apresiasi langkah pemerintah pada konflik Israel-Palestina

Baca juga: Ketua MPR RI desak PBB bantu hentikan kekerasan di Palestina

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/2158522/bksap-dpr-kutuk-aksi-israel-terhadap-palestina

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *