oleh

Bintang Emon Sindir Mahfud MD Nonton Sinetron Ikatan Sayang: Keliatan Makmurnya

Slot SimakNews.com – Bintang Emon Sindir Mahfud MD Nonton Sinetron Ikatan Sayang: Keliatan Makmurnya,

Bintang Emon parodikan aksi prank Ferdian Paleka [Instagram/bintangemon]

Menurut Bintang Emon, tak salah menteri menonton sinetron. Tapi hal itu semestinya tak perlu diungkap, di tengah kondisi yg sedang kritis.

Simaknews.com – Bintang Emon memberikan reaksi menohok atas pernyataan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, & Keamanan Mahfud MD yg sering menonton sinetron Ikatan Cinta. Bagi komika 25 tahun ini, apa yg dihinggakan Mahfud adalah tand sang menteri tak memiliki empati kepada rakyat Indonesia yg tengah kesulitan akibat pandemi Covid-19.

Bintang Emon sendiri tak menyebut nama dalam pernyataannya di sebuah video yg ia unggah di Instagram. Namun tentu semua orang sepakat apa yg diucapkan Bintang untuk Mahfud MD.

Menkopolhukam Mahfud MD dalam acara diskusi publik RUU Hukum Pidana yg disiarkan melalui YouTube Humas Ditjen AHU pada Senin (14/6/2021). [Simaknews.com/Ria Rizki Nirmala Sari]

Menurut Bintang Emon, tak ada yg salah seorang Mahfud MD atau siapapun menonton sinetron.

“Ini gue nggak nyari-nyari kesalahannya ya, kayaknya kita sudah di tahap ngga usah nyari-nyari juga kelihatan kesalahannya. Gue setuju, menteri itu ya manusia biasa juga lah,” mengatakan Bintang Emon.

Baca Juga: 8 Pesona Nadya Arina Pemain Baru Ikatan Cinta, Prestasinya Tak Main-main

Tapi begitu menurut Bintang Emon, Mahfud MD semestinya pernyataan itu tak perlu di hinggakan ke publik, karena kondisi negara kisa yg tengah krisis & banyak orang susah akibat PPKM Darurat. Hal itu dihinggakan Bintang sambil mesem-mesem & sesekali tertawa.

Bintang Emon [Instagram/Bintangemon]

“Jadi wajar aja menurut gue kalau pak menteri nonton sinetron. Tapi poinnya menurut gue, nggak usah cerita-cerita, kan sekarang keadaan lagi kritis,” mengatakan Bintang Emon.

Bintang Emon mengatakan, sejatinya tidak etis menteri yg mengadakan sejumlah kebijakan malah terlihat santai & nyaman menjalani masa PPKM di kediamannya. Sementara, beberapa rakyat merana akibat kebijakan yg ditetapkan pemerintah.

“Ada yg dagangannya dirazia nih, nggak boleh kerja, ada oknum galak. ‘Saya habis nonton sinetron’. Bapak yg memangku kebijakan, bapak yg bertanggungjawab, terus ngaku lagi nonton sinetron kan lucu,” ungkap Bintang Emon.

Menurut Bintang Emon, semestinya para menteri ikut turun tangan menolong masyarakat yg terkena akibat dari kebijakan yg diterapkan oleh pemerintah. Bukan malah memperlihatkan kehidupannya yg makmur.

Baca Juga: Viral Parodi Drakor Penthouse Ajak Vaksin, Videonya Bikin Ngakak

“Jangan kelihatan banget makmurnya. Jam 7 udah ada di depan TV, padahal ada yg jam 7 dagangannya ditarik karena udah nggak boleh dagang,” ujar Bintang Emon.

Meski tidak menyebutkan nama menteri yg dimaksud, disinyalir sindiran Bintang Emon ditujukan untuk Menteri Koordinator Politik Hukum & Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD yg ‘memamerkan’ kegiatannya menonton sinetron di tengah PPKM Darurat.

Kicauan Mahfud MD tersebut memantik cibiran publik lantaran cerita keseruan menonton sinetron Ikatan Cinta di tengah banyaknya korban yg tumbang akibat pandemi Covid-19. Mahfud MD mendapatkan berbagai kritikan & cibiran dari publik terkait cuitannya itu.

Menko Polhukam Mahfud MD saat menjelaskan Kepres Kasus BLBI. (Dok Kemenko Polhukam)

Dalam cuitan yg ia unggah di akun Twitter pribadinya, Kamis (16/7/2021) malam, Mahfud bercerita dirinya tertarik menonton Ikatan Cinta saat PPKM diberlakukan.

Mahfud menjelaskan alur cerita Ikatan Cinta yg dibumbui dengan aturan hukum. Ia memberikan kritikan soal pemahaman penulis Ikatan Cinta terkait hukum.

“PPKM memberi kesempatan kepada saya menonton serial sinetron Ikatan Cinta. Asyik juga sih, meski agak muter-muter. Tapi pemahaman hukum penulis cerita kurang pas. Sarah yg mengaku & minta dihukum karena membunuh Roy langsung ditahan. Padahal pengakuan dalam hukum pidana itu bukan bukti yg kuat,” cuit Mahfud MD.

Lebih lanjut, Mahfud MD memberikan wawasan soal hukum pidana yg diterapkan dalam sinetron tersebut.

“Pembunuh Roy adalah Elsa. Sarah, ibu Elsa, mengaku sebagai pembunuhnya & meminta dihukum demi melindungi Elsa. Dalam hukum pidana tak sembarang orang mengaku lalu ditahan. Kalau begitu nanti banyak orang berbuat jahat lalu menyuruh (membayar) orang untuk mengaku sehingga pelaku yg sebenarnya bebas,” lanjutnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *