kisah -
in

Begini Kronologi Kasus Sayang Segi Empat, Istri Membunuh Selingkuhannya di Cikarang Bekasi

Online – Seorang perempuan yg sudah bersuami bernama Dariyah Yuningsih (DY), 25 tahun, tega membunuh laki-laki bernama Saiin Bakdu (SB), 36 tahun, di Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, berlatar asmara.

Setelah diusut, pembunuhan itu ternyata dipicu hubungan sayang segi empat antara pelaku & korban.

Advertisements

Dari hasil pemeriksaan polisi, Saiin merupakan selingkuh kedua Dariyah. Sedangkan selingkuh perdana wanita bersuami itu bernama Natim Suhendar (NS), 36 tahun.

“Tersangka NS & DY sakit hati dengan korban SB karena pernah mengupload chattingan perselingkuhannya di medsos,” ujar Kapolres Metro Bekasi Komisaris Besar Hendra Gunawan dalamk eterangan tertulis, Sabtu, 10 Oktober 2020.

Setelah mengunggah bukti perselingkuhan itu, korban Saiin juga meminta uang kepada Dariyah untuk menghapus percakapan yg jadi bukti perselingkuhan tersebut. Merasa tak terima Dariyah bersama Natim berencana membunuh korban.

Kedua tersangka kemudian menggelar pertemuan di di Perum Grand Vista Serang Baru bersama dengan tersangka Dedi Wijaya & Endang. Di sana kedua sejoli itu menyusun rencana menghabisi Saiin.

“Direncanakan yg menghabisi korban adalah Endang & Natim Suhendar,” mengatakan Hendra.

Eksekusi rencana pembunuhan itu pun akhirnya dilaksanakan pada 12 Juni 2020. Untuk memancing korban keluar, tersangka Dariyah menjemput korban dari rumahnya dengan mengpakai sepeda motor.

Sekitar pukul 00.30 WIB di Jalan Raya Serang, Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, terrsangka Natim & Endang mencegat motor mereka. Kedua pelaku kemudian membacok serta menusuk korban dengan mengpakai kampak & pisau kecil.

Natim membacokkan senjata tajam tipe kampak ke arah kepala korban & mengenai telapak tangan serta pipi. Sedangkan tersangka Endang menusuk dada korban dengan mengpakai pisau kecil & mengenai ulu hati.

Akibat penganiayaan itu, korban sempat sekarang & kemudian sempat dibawa ke rumah sakit oleh warga sekitar. Namun karena luka yg dideritanya cukup parah, nyawa korban tidak berhasil diselamatkan.

Setelah dilakukan penyelidikan, polisi akhirnya berhasil menangkap Dariyah, Narim, & Dedi pada awal Oktober lalu. Sedangkan E hingga saat ini masih dalam pengejaran polisi.

Atas perbuatannya tersebut, para tersangka dipersangkakan dengan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman maksimal sanksi mati.(Tempo.co)

Report

What do you think?

624 points
Upvote Downvote

Written by Agen Slot

Agen Slot Online Terbaru 2020

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…

0