oleh

Bamsoet: Segera salurkan program pemulihan ekonomi nasional untuk UMKM

Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Bambang Soesatyo (HO-Dok Humas MPR RI)

Jakarta (SIMAKNEWS) – Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mendorong Kementerian Koperasi & UMKM supaya segera menyalurkan anggaran program pemulihan ekonomi nasional yg ditujukan untuk koperasi & usaha mikro, kecil, & menengah (UMKM).

Bamsoet di Jakarta, Jumat, menilai pemerintah perlu mengerjakan penguatan UMKM supaya tidak terguncang di tengah keadaan pandemi COVID-19.

“Segera menyalurkan anggaran program pemulihan ekonomi nasional yg ditujukan untuk koperasi & UMKM yaitu sebesar Rp123,46 triliun, dengan cara memberi kemudahan persyaratan & kewajiban bagi UMKM & koperasi dalam memperoleh dana tersebut,” katanya.

Baca juga: Ketua MPR dorong pemda lebih komitmen tanggulangi penyebaran COVID-19

Bamsoet juga mendorong pemerintah untuk mengoptimalkan penggunaan anggaran yg sudah dialokasikan untuk koperasi & UMKM dalam program pemulihan ekonomi nasional itu.

“Meskipun anggaran diberikan secara bertahap, pemerintah sudah menentukan hal-hal yg jadi prioritas & wajib didahulukan,” mengatakan dia.

Pemerintah, menurut Bamsoet, juga perlu berkomitmen memprioritaskan UMKM dalam program pemulihan ekonomi nasional seperti dengan menjamin kredit modal kerja bagi UMKM yaitu sebesar Rp100 triliun hingga dengan 2021.

Baca juga: Bamsoet: Masyarakat harus saling bantu atasi akibat pandemi COVID-19

“Mendorong pemerintah menjelaskan langkah yg akan dilaksanakan dalam mendampingi UMKM supaya dapat memanfaatkan dengan maksimal fasilitas-fasilitas yg diberikan oleh pemerintah,” katanya.

Soal kebijakan presiden, Ketua MPR RI juga mengapresiasi penetapan Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2020 tentang peningkatan disiplin & penegakan hukum protokol kesehatan dalam pencegahan & pengendalian COVID-19.

“Mengapresiasi kebijakan presiden yg menetapkan Inpres tersebut, & diharapkan supaya Inpres tersebut dapat diikuti secara disiplin,” mengatakan Bamsoet.

Baca juga: Ketua MPR: Perbaiki serapan anggaran belanja untuk cegah resesi

Inpres tersebut juga diharapkan dapat dipakai sebagai pedoman untuk memperketat supervisi penerapan protokol kesehatan secara efektif kepada masyarakat.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *