oleh

Baleg sarankan pemerintah sempurnakan draf terbaru RUU Perampasan Aset

-Umum-1 views

Gedung DPR. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa.

Jakarta (ANTARA) – Wakil Ketua Badan Legislasi DPR, Willy Aditya, menyarankan supaya pemerintah menyempurnakan naskah akademik & naskah rancangan terbaru dari RUU Perampasan Aset Pidana lalu diajukan ke DPR.

beincash

“RUU Perampasan Aset sudah masuk ‘longlist’ Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2019-2024. Naskah akademik & draf terbaru tinggal disempurnakan oleh Pemerintah dengan memasukkan keadaan terbaru,” mengatakan dia, kepada ANTARA, di Jakarta, Selasa.

Menurut dia, kalau Surat Presiden terkait RUU Perampasan Aset dihinggakan kepada DPR, maka diyakininya tidak ada hal lagi yg akan menghambat.

Ia menjelaskan, saat ini Prolegnas Prioritas 2021 masih belum “diketok palu” pimpinan DPR, sehingga tinggal pemerintah & DPR mengadakan rapat kerja untuk beberapa perubahan daftar prolegnas prioritas termasuk memasukan RUU Perampasan Aset.

Baca juga: Kepala PPATK dorong penerapan UU TPPU untuk kejahatan ekonomi

“Saya kira tidak akan ada yg sulit dengan kondisi soliditas pemerintah & DPR saat ini,” ujarnya.

Ia menilai RUU itu kalau disahkan jadi UU, akan jadi alternatif terobosan menekan angka kejahatan dengan tujuan memperkaya diri, kerabat & institusi.

Baca juga: PPATK susun UU perampasan aset

Menurut dia, Indonesia membutuhkan RUU ini untuk dapat menarik kembali hasil-hasil kejahatan supaya rasa keadilan di publik juga terwujud.

Ia menilai apabila RUU itu secara formal diundangkan, maka dapat jadi jawaban rasional bagi masyarakat atas kegeraman kepada kejahatan seperti korupsi, kolusi, & nepotisme.

Menurut dia, perampasan harta hasil pidana jauh lebih penting & berkeadilan ketimbang mengkonstruksi sanksi mati namun RUU tersebut memerlukan perangkat pokok untuk memperkuat implementasi.

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/2013603/baleg-sarankan-pemerintah-sempurnakan-draf-terbaru-ruu-perampasan-aset

ligafox

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *