oleh

Azis Syamsuddin sambut baik rencana pemerintah revisi UU ITE

-Umum-5 views

Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin. (ANTARA FOTO/ Reno Esnir/wsj/aa.)

Jakarta (ANTARA) – Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin menyambut baik rencana pemerintah yg harap mengerjakan revisi kepada Undang Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi & Transaksi Elektronik (ITE) karena banyaknya pasal karet & tidak berkeadilan serta multitafsir.

beincash

“DPR menyambut baik rencana revisi UU ITE & masyarakat diharapkan juga dapat mengpakai media sosial dengan bijak,” mengatakan Azis di Jakarta, Selasa.

Dia berharap revisi UU ITE tersebut tidak melepas niat baik awal hadirnya UU ITE, namun saat ini UU tersebut sering dijadikan untuk saling lapor kepada pihak yg saling berseberangan karena permasalahan kecil di media sosial.

Azis menilai, UU ITE semestinya dapat lebih mempertimbangkan prinsip keadilan, sehingga tidak ada lagi pasal karet yg mudah ditafsirkan & saling melaporkan.

Hal itu menurut dia untuk tetap menjaga demokrasi yg tetap berjalan sesuai asa dalam menyampaikan kebebasan berpendapat.

Baca juga: Presiden: UU ITE dapat direvisi kalau tidak berikan rasa keadilan
Baca juga: Presiden minta Polri lebih selektif terima laporan pelanggaran UU ITE
Baca juga: Kapolri janji selektif terapkan UU ITE, cegah anggapan kriminalisasi

“Masyarakat sudah jenuh dengan pasal pencemaran nama baik & penghinaan. Itu saja yg kerap kita dengar kalau terjadi pelaporan mengatasnamakan UU ITE ribut di media sosial, itu saja yg dipakai seseorang untuk melaporkan ke pihak Kepolisian,” ujarnya.

Sebelumnya, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengatakan dirinya dapat saja meminta kepada DPR untuk merevisi UU ITE kalau penerapan produk legislasi tersebut tidak memberikan keadilan bagi masyarakat.

“Kalau Undang-Undang ITE tidak dapat memberikan rasa keadilan ya saya akan minta kepada DPR untuk bersama-sama merevisi undang-undang ini, Undang-Undang ITE ini,” mengatakan Presiden Jokowi dalam Rapat Pimpinan TNI & Polri 2021 di Istana Negara, Jakarta, Senin, yg disiarkan di Youtube Sekretariat Presiden, Senin (15/2) malam.

Presiden menekankan bahwa penerapan UU ITE harus tetap menjunjung tinggi prinsip keadilan.

Jika tidak dapat memberikan rasa keadilan, Presiden mengatakan akan meminta parlemen untuk menghapus pasal-pasal karet yg ada dalam UU ITE. Sebab, menurut dia, pasal-pasal dalam UU ITE tersebut dapat jadi hulu dari persoalan hukum.

“Terutama menghapus pasal-pasal karet yg penafsirannya dapat berbeda-beda, yg mudah diinterpretasikan secara sepihak,” ujar Presiden.

Presiden mengingatkan bahwa semangat UU ITE adalah untuk menjaga ruang digital Indonesia supaya lebih bersih, sehat, beretika, & dapat dimanfaatkan secara produktif. Namun, dia tidak harap implementasi UU tersebut justru menimbulkan rasa ketidakadilan.

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/2002057/azis-syamsuddin-sambut-baik-rencana-pemerintah-revisi-uu-ite

ligafox

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *