oleh

Anisa Bahar Parno Lihat Pesawat Terbang Rendah, Minta Masyarakat Pakai Masker

Slot SimakNews.com – Anisa Bahar Parno Lihat Pesawat Terbang Rendah, Minta Masyarakat Pakai Masker,

Anisa Bahar [Evi Ariska/Suara.com]

Anisa Bahar pusing & mual lihat pesawat terbang rendah di atap rumahnya.

Simaknews.com – Anisa Bahar mengeluhkan pesawat yg bolak-balik terbang rendah di atap rumahnya. Keluhannya itu ia tuliskan lewat Instagram Story.

“Pesawat di atap rumahku terbang rendah udah 4x guys. Hati2 ya kalian pake masker biar engga cium sesuatu yg menyebabkan pusing mual sakit kepala,” tulis Anisa, Senin (26/07/21).

Postingan Anisa Bahar (Instagram.com)

Anisa mengaku parno setiap kali ada pesawat terbang rendah. Ibu Juwita Bahar itu meminta para netizen untuk tetap waspada & memakai masker.

“Parno kalo ada pesawat pesawat di atas terbang redah. Hati2 ya pada pake masker kalo ada pesawat terbang rendah,” tulisnya.

Baca Juga: Dipersulit Naik Pesawat, Anisa Bahar Bersabar: Mau Marah Sama Siapa?

Postingan Anisa Bahar (Instagram.com)

“Takut banyak yg sesak napas & pusing muntah2. Take care guys,” imbuhnya.

Lewat media sosialnya, Anisa Bahar juga gencar menuliskan simpatinya kepada masyarakat yg terdampak pandemi COVID-19.

Postingan Anisa Bahar (Instagram.com)

“Hayooo pilih mana level nya PPKM apa level ayam geprek @ruben_onsu ??? Semoga engga berkelanjutan atau ada nama baru ya ??? Seperti dulu PSBB … yuks makanya pada vaksin deh biar cepet kelar covid19 & kita bebas covid 19 #ppkm,” tulis Anisa dalam postingannya.

Lewat video postingannya, Anisa menyentil kebijakan PPKM. Ia bahkan membandingkan level PPKM dengan LEVEL ayam geprek milik Ruben Onsu.

Anisa Bahar [Evi Ariska/Suara.com]

“PPKM-nya ada levelnya guys. Sekarang level 4, nanti ada level 5, level 6, level 7 & level seterusnya. Kayak ayam gepreknya Ruben ya ada levelnya. Kalo level ayam geprek tu enak. Tapi kalo level PPKM ini menyakitkan!” ucap Anisa Bahar.

Baca Juga: Anisa Bahar Terlunta-Lunta di Bandara karena Aturan Baru

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *