oleh

Anis Matta: Kekuatan militer Indonesia harus masuk lima besar dunia

Slot SimakNews.com – Anis Matta: Kekuatan militer Indonesia harus masuk lima besar dunia,

Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Anis Matta

Jakarta (ANTARA) – Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Anis Matta menilai kekuatan militer Indonesia harus masuk lima akbar dunia supaya jadi kekuatan yg sejajar dengan Amerika Serikat, Uni Eropa, Rusia, & China.

“Ketika kita harap menjadikan Indonesia sebagai lima akbar dunia, maka maknanya adalah secara militer Indonesia juga jadi kekuatan militer kelima dunia,” mengatakan Anis Matta dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.

Hal itu dikatakan Anis dalam Gelora Talk bertajuk “Reformasi Sistem Pertahanan Nasional & Urgensi Modernisasi Alutsista TNI” di Gelora Media Centre, Jakarta, Rabu (2/6).

Baca juga: Gelora: ide pembubaran Israel harus dipikirkan komunitas internasional

Dia menjelaskan untuk mencapai tujuan tersebut dibutuhkan peta jalan atau “roadmap”, reformasi sistem pertahanan, & modernisasi alat utama sistem senjata (alutsista).

“Agenda tersebut adalah salah satu pilar dari dari cita-cita menjadikan Indonesia sebagai kekuatan lima akbar dunia, selain ilmu pengetahuan, ekonomi, & militer,” ujarnya.

Dia menilai reformasi pertahanan nasional harus segera dilakukan karena ada perubahan landscape global akibat pandemi.

Anis meminta asumsi-asumsi dasar mengenai sistem pertahanan nasional saat ini harus dilakukan perubahan secara fundamental, khususnya menyangkut isu konflik global & perang masa depan.

Baca juga: Anis Matta: Indonesia ambil peran lebih akbar atasi konflik Palestina

Menurut dia, Partai Gelora tidak harap terjebak soal “isu mafia alutsista” yg sedang ramai dibicarakan karena yg lebih penting membicarakan asumsi-asumsi dasar strategi pertahanan ke depan.

“Ini adalah satu momentum, saat isu alutsista mencuat untuk memulai pembicaraan yg fundamental, menyusun strategi pertahanan ke depan,” katanya.

Dalam diskusi tersebut, Ketua Komisi I DPR 2010-2016 Mahfuz Sidik mengatakan, anggaran Rencana Strategis (Renstra) Pertahanan Indonesia sebesar Rp1.760 triliun untuk periode 2020-2044 yg dipercepat ke 2024 dinilai masih sulit untuk mendongkrak kapabilitas sistem pertahanan.

Dia menilai, kekuatan militer suatu negara harus ditopang dengan kekuatan industri pertahanan yg memproduksi alat pertahanan sendiri di dalam negeri.

Baca juga: Gelora: Gencatan senjata tunjukkan kekuatan Palestina sudah meningkat

“Artinya, belanja pertahanan dibelanjakan di dalam negeri dengan memproduksi alat-alat pertahanan seperti negara maju, Amerika Serikat & Prancis yg berada di lima akbar kekuatan pertahanan dunia,” ujarnya.

Dalam diskusi tersebut dihadiri pengamat pertahanan Dr. Connie Rahakundini Bakrie & anggota Komite Kebijakan Industri Pertahanan (KKIP) Mayjen TNI (Pur) Tri Tamtomo.

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/2189602/anis-matta-kekuatan-militer-indonesia-harus-masuk-lima-besar-dunia

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *