anies 6 -
in

Anies Baswedan Klaim ‘Rem Darurat’ PSBB Ampuh Tekan Angka Penularan COVID-19 di Jakarta. Begini Katanya

Online – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengklaim kebijakan darurat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) secara ketat untuk kedua kalinya sejak beberapa waktu lalu membuahkan hasil.

Menurut Anies, kebijakan itu sanggup menekan pertambahan kasus COVID-19 di DKI Jakarta.

Advertisements

Seperti diketahui, Anies menerapkan kebijakan ‘rem darurat’ alias penerapan PSBB untuk kedua kalinya sejak 14 September 2020 lalu.

“Pelandaian grafik kasus aktif bukanlah tujuan akhir. Kita masih harus bekerja bersama memutus rantai penularan,” mengatakan Anies dikutip dari ANTARA, Sabtu (26/9/2020).
Berdasarkan data Pemprov DKI Jakarta, pertambahan kasus aktif COVID-19 pada 30 Agustus 2020 hingga 11 September 2020 (sebelum PSBB ketat) adalah 49 persen.

Pada 30 Agustus 2020, kasus aktif tercatat sebanyak 7.960 & 11 September 2020 sebanyak 11.824 (peningkatan 3.864).

Kemudian, kasus aktif di Jakarta pada 23 September 2020 tercatat sebanyak 13.277, mengalami peningkatan 1.453 atau 12 persen.

Pelambatan tersebut, mengatakan Anies, belum tuntas karena kasus aktif masih rentan kembali melonjak.

Karena itu, pengetatan PSBB perlu terus dijalankan lebih lama dengan penegakan protokol kesehatan, yakni 3M (Memakai masker, Menjaga jarak & Mencuci tangan) yg semakin kuat.

Untuk kasus positif secara total pada 30 Agustus 2020 tercatat 39.280, bertambah 13.041 (33 persen) dalam 12 hari atau sebesar 52.321 kasus pada 11 September 2020.

Dalam 12 hari kemudian, pertambahan yg terjadi adalah 14.184 (27 persen) & pada 23 September 2020 tercatat 66.505 kasus.

Untuk pasien sembuh pada 30 Agustus 2020 tercatat sebanyak 30.134 orang, bertambah 8.981 (30 persen) dalam 12 hari pada 11 September 2020 jumlahnya 39.115 pasien.
Dalam 12 hari kemudian pada 23 September 2020, pasien sembuh jadi 51.578 pasien atau meningkat 12.463 pasien (32 persen).

Sementara pasien meninggal dunia pada 30 Agustus 2020 sebanyak 1.186 kasus, bertambah 196 kasus (17 persen) dalam 12 hari.

Pada 11 September 2020 tercatat sebanyak 1.382 kasus meninggal & 12 hari berikutnya, tanggal 23 September 2020, kasus meninggal sebanyak 1.650 kasus atau meningkat 268 kasus (19 persen).

Anies Baswedan sudah memperpanjang kembali Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta hingga 11 Oktober 2020.

Perpanjangan selama dua pekan itu dilakukan karena masih berpotensi terjadinya kenaikan angka kasus positif virus corona (COVID-19) kalau pelonggaran diberlakukan.

Berdasarkan pemantauan & evaluasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi DKI Jakarta & juga tertuang dalam Keputusan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 959 Tahun 2020, perlu dilakukan perpanjangan pembatasan selama 14 hari berikutnya kalau kasus belum menurun secara signifikan.

“Menko Kemaritiman & Investasi juga menyetujui perpanjangan otomatis PSBB DKI Jakarta selama dua pekan,” mengatakan Anies.(indozone.id)

Report

What do you think?

884 points
Upvote Downvote

Written by Agen Slot

Agen Slot Online Terbaru 2020

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…

0