oleh

Angkatan Laut China akan bantu evakuasi KRI Nanggala-402

KRI Bontang 907 memantau posisi KRI Nanggala 402 yg tenggelam di perairan utara pulau Bali, Bali, Jumat (30/4/2021). ANTARA FOTO/Budi Candra Setya/foc.

Jakarta (ANTARA) – Angkatan Laut China (People Liberation Army Navy/PLA Navy) akan menolong evakuasi kapal selam KRI Nanggala-402 yg mengalami musibah saat melaksanakan latihan penembakan torpedo SUT di utara perairan Bali.
Keterangan resmi dari Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut (Dispenal), di Jakarta, Sabtu, menyebutkan, bantuan Angkatan Laut China kepada Indonesia ini berawal tawaran Duta Besar China untuk Indonesia kepada Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto berkaitan bantuan kemanusiaan pihak China dalam penanganan KRI Nanggala-402 berupa kapal salvage. “Tawaran bantuan kemanusiaan ini disambut dengan bahagia hati pemerintah Indonesia,” sebut siaran pers Dispenal. Kapal yg dikerahkan pemerintah China sebanyak tiga unit kapal salvage untuk menolong mengangkat kapal KRI Nangala-402 yg berada di dasar laut. Kapal yg diperbantukan ke Indonesia yakni kapal Ocean Salvage and Rescue Yongxingdao-863, Ocean Tug Nantuo-185 & Scientific Salvage Tan Suo 2. “Ketiga kapal ini diperkirakan tiba di perairan Bali tanggal 30 April atau awal Mei 2021,” ucapnya. Spesifikasi kapal-kapal salvage tersebut yakni Ocean Salvage and Rescue Yongxingdao-863 memiliki panjang 156 meter, lebar 21 meter & tinggi 7,5 meter. Kapal ini memiliki robot, sonar, side scane sereta boat rescue. Sementara itu, Ocean Tug Nantuo-185 memiliki panjang 119 meter, lebar 16 meter & tinggi 6,5 meter sedangkan Scientific Salvage Tan Suo 2 memiliki panjang 87,2 meter, lebar 18 meter & tinggi 7 meter. “Ketiga kapal salvage ini memiliki kemampuan daya selam hingga kedalaman 4500 meter,” sebut keterangan itu. Selain bantuan dari pemerintah China, TNI AL yg berencana mengangkat badan KRI Nanggala -402 beserta ABK yg gugur ini bekerja sama dengan SKK Migas yg akan mengoperasikan kapal Timas 1201. Kapal yg akan dioperasikan ini spesifikasinya yakni panjang 162,3 meter, lebar 37,8 meter & tinggi 16,1 meter. Kapal ini mengpakai crane berkapasitas 1.200 MT yg cocok untuk instalasi platform konvensional. Kapal selam KRI Nanggala-402 yg membawa 53 awak kapal, dilaporkan hilang kontak pada Rabu (21/4) dini hari di perairan utara Pulau Bali saat latihan penembakan torpedo. Setelah mengerjakan proses pencarian, pada Minggu (25/4), KRI Nanggala-402 dinyatakan sudah tenggelam & seluruh awaknya sudah gugur. Kapal selam buatan Jerman itu ditemukan tenggelam di kedalaman 838 meter dengan kondisi terbelah jadi tiga bagian.
Baca juga: Kasal: Kapal AL Singapura baru evakuasi komponen ringan KRI Nanggala
Baca juga: KRI Nanggala tenggelam, NasDem-PKS sepakat modernisasi Alutsista TNI

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/2132898/angkatan-laut-china-akan-bantu-evakuasi-kri-nanggala-402

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *