oleh

Anggota DPRD Banten sosialisasi 4 pilar kebangsaan di Lebak

Slot SimakNews.com – Anggota DPRD Banten sosialisasi 4 pilar kebangsaan di Lebak,

Anggota Komisi III DPRD Banten Neng Siti Julaeha menyapa warga di daerah pemilihan (dapil) melalui pengenalan peraturan daerah Banten & Empat Pilar Kebangsaan di Kecamatan Malimping, Lebak, Banten, Rabu. ANTARA/Mulyana.

Lebak (ANTARA) – Anggota Komisi III DPRD Banten Neng Siti Julaeha menyapa warga di daerah pemilihan (dapil) melalui pengenalan Peraturan Daerah Banten & Empat Pilar Kebangsaan di Kecamatan Malimping, Lebak, Banten, Rabu.

Legislator asal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini menyosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan yg terdiri atas Pancasila, Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), & Bhinneka Tunggal Ika.

Neng Siti Julaeha yg akrab disapa NJ mengatakan bahwa 4 pilar itu dapat dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Menurut dia, contoh riil perseorangan yg menerapkan 4 pilar kebangsaan itu, misalnya tidak menyebarkan berita hoaks (bohong) bermuatan suku, agama, ras, & antargolongan (SARA), mengpakai sosial media dengan bijak, & mengpakai teknologi digital untuk hal-hal yg bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.

Baca juga: Anggota DPRD Banten minta kas daerah dialihkan ke Bank Banten

“Indonesia sebagai negara akbar & kepulauan memiliki salah satu karakteristik kemajemukan, yaitu suku, budaya, & agama. Untuk itu, perlu pencerahan bersama atas anuegrah keberagaman tersebut yg dibungkus dalam 4 pilar kebangsaan. Hal ini dapat dipraktikkan melalui masyarakat paling bawah melalui agenda pengenalan seperti ini,” katanya.

ia menjelaskan bahwa empat pilar kebangsaan itu jadi tiang penyangga yg kokoh (soko guru) supaya rakyat Indonesia merasa nyaman, aman, tenteram & sejahtera serta terhindar dari berbagai macam gangguan & bencana.

“Pilar adalah tiang penyangga suatu bangunan supaya dapat berdiri secara kokoh. Bila tiang rapuh, bangunan akan mudah roboh. Demikian juga dalam kehidupan berbangsa & bernegara perlu memiliki tiang yg kokoh, yaitu Pancasila, UUD 45, NKRI, & Bhinneka Tunggal Ika.” mengatakan Neng Siti Julaeha.

Menurutnya, pengenalan 4 pilar kebangsaan itu bersamaan dengan pengenalan perda (sosper) bagi masyarakat di Provinsi Banten.

“Ini memang kegiatan sosper (sosialisasi perda), tetapi kali ini kami memilih pengenalan kebangsaan, yaitu 4 pilar kebangsaan. Mengenai tamu undangan, yg datang itu dari tokoh masyarakat, & juga pengurus partai [PPP] dari 13 Kecamatan yg ada di selatan,” katanya.

Baca juga: Anggota DPRD Lebak dukung Gubernur Banten tutup wisata

Setelah agenda sosialisasi, menurutnya, ada dua agenda lainnya, yaitu konsolidasi partai & juga bantuan alat pemadam kebakaran yg terjadi di Kecamatan Cigemblong, Lebak beberapa hari lalu.

“Tadi setelah pengenalan kita adakan konsolidasi internal pengurus partai. Sementara itu, untuk bantuan alat pemadam kebakaran, sebelumnya dari PAC [Pengurus Anak Cabang PPP Lebak] Cigemblong ada informasi, lalu kami berikan bantuan alakadarnya yg merupakan bentuk empati kami,” mengatakan dia.

Sebagai wakil rakyat, NJ menegaskan bahwa dirinya sering menyempatkan untuk menerima aspirasi & masukkan dari masyarakat yg dapat jadi pertimbangannya dalam mengerjakan pengawasan, penyusunan perda, & anggaran bagi Provinsi Banten.

“Setiap kegiatan apapun, pasti sering ada aspirasi masuk dari masyarakat, & saya sering menampung serta memperjuangkan tentunya, aspirasi atau masukan dari masyarakat itu,” mengatakan dia.

Baca juga: 55 anggota DPRD Banten jalani rapid test COVID-19

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/2164686/anggota-dprd-banten-sosialisasi-4-pilar-kebangsaan-di-lebak

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *