oleh

Anggota DPR: Polri jangan terjebak pasal karet di UU ITE

-Umum-7 views

Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Golkar Andi Rio Idris Padjalangi. ANTARA/dokumentasi pribadi

Jangan hingga ada laporan yg tidak penuhi unsur pidana, lalu dipaksakan jadi pidana.Jakarta (ANTARA) – Anggota Komisi III DPR RI Andi Rio Idris Padjalangi meminta Polri selektif dalam menerima laporan masyarakat terkait dengan dugaan pelanggaran Undang-Undang Informasi & Transaksi Elektronik supaya tidak terjebak pasal karet & multitafsir dalam UU ITE.

beincash

“Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo dapat segera memberikan arahan & kajian kepada para anggotanya untuk dapat mengimplementasikan arahan Presiden Jokowi kepada permasalahan UU ITE,” mengatakan Andi Rio di Jakarta, Selasa.

Ia menilai selama ini masyarakat banyak yg saling melaporkan karena disparitas pandangan dalam penggunaan media sosial.

Hal itu, menurut dia, jadi pekerjaan akbar bagi Polri untuk dapat menyikapinya secara bijak kepada masyarakat yg harap menciptakan pelaporan atas UU Nomor 19 tahun 2016 tentang Perubahan atas UU No. 11/2008 tentang Informasi & Transaksi Elektronik (UU ITE).

Baca juga: F-PAN hinggakan poin-poin harus diperhatikan revisi UU ITE

“Polri harus memilah dengan baik laporan yg harus diakomodasi, jangan hingga ada laporan yg tidak memiliki unsur pidana, lalu dipaksakan jadi pidana, ini ‘kan tidak boleh dilakukan tentunya,” ujarnya.

Politikus Partai Golkar itu berharap supaya masyarakat dapat lebih bijak dalam mengpakai media sosial, jangan hingga kebebasan berpendapat jadi kebablasan.

Menurut dia, masyarakat boleh berpendapat tetapi harus tetap mengutamakan etika & sopan santun serta kritik yg membangun.

Baca juga: F-NasDem: Tepat rencana kaji ulang UU ITE

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/2002261/anggota-dpr-polri-jangan-terjebak-pasal-karet-di-uu-ite

ligafox

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *