oleh

Anggota DPR apresiasi arahan Jokowi agar berhati-hati terapkan UU ITE

-Umum-4 views

Tangkapan layar saat Anggota Komisi I DPR RI Christina Aryani menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) Panitia Kerja (Panja) Ketahanan Nasional terkait pandemi global COVID-19 di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Selasa (7/7/2020). (ANTARA/ Abdu Faisal)

Jakarta (ANTARA) – Anggota Badan Legislasi DPR RI Christina Aryani mengapresiasi arahan Presiden Joko Widodo supaya jajaran Polri berhati-hati dalam penerapan Undang-Undang Undang-Undang Informasi & Transaksi Elektronik (UU ITE).

beincash

Dalam arahan saat rapat pimpinan TNI-Polri di Istana Negara Jakarta, Senin (15/2) tersebut, Presiden Jokowi mengingatkan adanya pasal-pasal dalam UU ITE yg dapat diterjemahkan secara multitafsir.

“Sebagai Anggota Baleg & Anggota Komisi I DPR-RI saya mendukung sepenuhnya pernyataan Presiden yangmana menangkap fakta riil yg terjadi di masyarakat, bahwa penerapan pasal-pasal sudah berkembang liar, menciptakan resah & gusar bahkan menimbulkan ketakutan di tengah masyarakat,” mengatakan Christina Aryani dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.

Baca juga: Presiden minta Polri lebih selektif terima laporan pelanggaran UU ITE

Menurut dia, tidak dapat dipungkiri banyak juga yg sudah jadi korban atas penerapannya.

“Pada sisi ini kami mengapresiasi presiden yg sudah menangkap kegelisahan masyarakat ini,” katanya.

Di DPR sendiri, katanya, banyak mendapat masukan dari masyarakat terkait urgensi revisi pasal-pasal karet dalam UU ITE.

Baca juga: Presiden: UU ITE dapat direvisi kalau tidak berikan rasa keadilan

“Apa yg dihinggakan Presiden kemarin sebenarnya meminta supaya Kapolri menciptakan pedoman interpretasi resmi terkait pasal-pasal UU ITE yg berpotensi multitafsir. Pedoman mana selanjutnya dipakai oleh institusi kepolisian dalam menerima laporan atau menjalankan penyelidikan/penyidikan, katanya.

Apabila dalam level peraturan tersebut (Peraturan Kapolri atau Surat Edaran kapolri) problem multifasir maupun saling lapor sudah dapat dieliminir maka revisi UU ITE belum diperlukan.

“Namun kalau ternyata implementasi di lapangan masih tidak sesuai dengan harapan, maka revisi UU ITE jadi satu-satunya jalan keluar,” mengatakan Christina.

Baca juga: Azis Syamsuddin sambut baik rencana pemerintah revisi UU ITE

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/2002121/anggota-dpr-apresiasi-arahan-jokowi-agar-berhati-hati-terapkan-uu-ite

ligafox

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *