oleh

Anggota DPD RI desak pengesahan empat RUU

Slot SimakNews.com – Anggota DPD RI desak pengesahan empat RUU,

Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dari daerah pemilihan (dapil) Provinsi Bengkulu Riri Damayanti. (Foto ANTARA/Carminanda)

Bengkulu (ANTARA) – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Riri Damayanti meminta DPR & pemerintah segera mengesahkan empat rancangan undang-undang (RUU) yg dinilai mendesak dengan berbagai persoalan kekinian.

Keempat RUU tersebut yakni RUU tentang Penghapusan Kekerasan Seksual (PKS), RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PRT), RUU Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) & RUU tentang Penanggulangan Bencana.

“Yang perlu diprioritaskan perdana adalah memberikan proteksi & pemenuhan hak-hak kaum perempuan yg banyak dirangkum dalam RUU PKS. Jangan tunggu semakin banyak korban kekerasan seksual yg menimpa perempuan & anak baru mau mengesahkan regulasi itu,” mengatakan Riri di Bengkulu, Sabtu.

Baca juga: Baleg DPR: Komunikasi antara AKD-pimpinan DPR tak baik soal RUU PKS

Terkait RUU PRT, Riri menilai RUU ini harus mendapat perhatian serius untuk segera disahkan. Apalagi di keadaan pandemi COVID-19 seperti saat ini dimana banyak pekerja rumah tangga yg dipecat.

Selain itu, keberadaan RUU itu juga sangat penting untuk memberikan proteksi hukum bagi pekerja rumah tangga khususnya perempuan yg saat ini masih banyak mendapatkan perlakuan tidak wajar.

“Dari laporan yg kami terima, pekerja rumah tangga yg mayoritas perempuan masih banyak yg termajinalkan. Apalagi di era pandemi COVID-19 seperti sekarang, hidup mereka makin susah karena banyak yg dipecat,” ucap Riri menegaskan.

Soal RUU KUHP, Riri menyebut kebutuhan untuk segera mengesahkan RUU ini sama mendesaknya dengan dua RUU sebelumnya. Menurut Riri, semangat revisi UU KUHP salah satunya bertujuan merubah persepsi publik yg selama ini menganggap hukum sering diartikan dengan pemenjaraan orang.

Baca juga: Tokoh lintas agama dukung DPR segera sahkan RUU PKS

“Seseorang ketika melanggar hukum tidak harus semata-mata berakhir di penjara. Seseorang dapat didenda, dapat diawasi, dapat diminta bekerja untuk hal-hal positif,” ucapnya.

“Intinya, selama sanksi itu dapat merubah seseorang jadi lebih baik meski tidak harus dipenjara. Malah menurut saya rumah ibadah lebih baik ketimbang penjara dalam mengubah hidup seorang pelaku kejahatan,” mengatakan Riri menambahkan.

Selain itu, satu RUU lainnya yg dinilai penting untuk segera disahkan jadi Undang-undang (UU) yakni RUU tentang Penanggulangan Bencana. Sebab RUU ini juga mengatur tentang pengalokasian anggaran untuk penanggulangan bencana.

“Empat RUU itu sangat penting untuk segera disahkan jadi Undang-undang. Saya bersyukur Ketua DPR RI sudah menyatakan akan memprioritaskan hal ini dalam rapat paripurna pembukaan masa persidangan. Semoga tidak meleset,” begitu Riri.

Baca juga: Taufik Basari tegaskan RUU PKS atur kekerasan bukan kebebasan seksual

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/2342190/anggota-dpd-ri-desak-pengesahan-empat-ruu

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *