oleh

Angelina Sondakh Bebas? Ini Kata Ditjen Pemasyarakatan

Slot SimakNews.com – Angelina Sondakh Bebas? Ini Kata Ditjen Pemasyarakatan,

Angelina Sondakh. [Instagram/@angelinasondakhofficial]

Angelina Sondakh resmi ditahan KPK sejak 2012.

Simaknews.com – Kabag Humas & Publikasi Ditjen PAS Rika Aprianti memastikan terpidana kasus korupsi & suap Angelina Sondakh masih jalani masa pidana. Hal ini menanggapi kabar yg menyebut mantan Putri Indonesia tersebut sudah menghirup udara bebas.

“Belum bebas, masih menjalani pidana,” mengatakan Rika Apriyanti kepada Suara.com, Jumat (18/6/2021).

Terkait kabar Angelina Sondakh sudah mempersiapkan kebebasannya, Rika juga membantahnya.

“Itu hoax. Tolong kasih tahu ke teman-teman lainnya,” ujarnya.

Baca Juga: Hukuman Pinangki Disunat karena Punya Bayi, Tapi Angelina Sondakh Dulu Divonis Berat

Disinggung kapan Angelina Sondakh menghirup udara bebas, Rika memastikan masih lama. “Nanti dikabari,” katanya.

Angelina Sondakh resmi ditahan KPK sejak 2012. Dia terbukti menerima suap sebesar Rp 2,5 miliar & 1,2 juta dollar AS dalam pembahasan anggaran di Kementerian Pemuda & Olahraga (Kemenpora) & Kementerian Pendidikan & Kebudayaan (Kemendikbud) atau yg diketahui dengan kasus Wisma Atlet.

Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) awalnya menjatuhkan vonis 4,5 tahun penjara & denda Rp 250 juta subsider kurungan enam bulan kepada Angelina Sondakh pada 10 Januari 2013.

Angelina kemudian naik banding ke Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta. Tapi, majelis hakim malah memperkuat sanksi Angie, sapaan akrabnya.

Ketika Angie ajukan kasasi, Mahkamah Agung (MA) tetap memutus bersalah. Bahkan, vonisnya malah jadi tiga kali lipat, yakni 12 tahun penjara & denda Rp 500 juta ditambah kewajiban membayar uang pengganti senilai Rp 12,58 miliar & 2,35 juta dollar AS.

Baca Juga: Jaksa Pinangki Dapat Korting Hukuman karena Anak, MAKI Bandingkan dengan Angelina Sondakh

Lewat Peninjauan Kembali (PK), sanksi Angelina Sondakh dipotong jadi 10 tahun & denda Rp 500 juta subsider 6 bulan kurungan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *