oleh

Anak Ungkap Perubahan Tio Pakusadewo Setelah Hijrah

Tio Pakusadewo (romi kuning) kembali ditangkap dalam kasus narkoba. [Herwanto/Suara.com]

Keluarga berharap pengadilan memberikan rehabilitasi untuk Tio Pakusadewo.

Simaknews.com – Anak Tio Pakusadewo, Patrish Beatrice mengungkap adanya perubahan dalam diri aktor 57 tahun itu setelah memutuskan hijrah. Dia bilang, ayahnya terlihat bahagia.

“Lebih apa ya, ya papa lebih tenang terus lebih happy sih kelihatannya. Iya sih happy,” mengatakan Patrish Beatrice di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (20/10/2020).

Patrish mengatakan, keputusan itu hijrah itu merupakan keharapan Tio Pakusadewo sendiri tanpa ada paksaan dari pihak keluarga.

Anak kedua Tio Pakusadewo, Patrish Beatrice [Simaknews.com/Evi Ariska]

“Hmm ya dari kesadarannya papa sendiri sih itu semua,” ungkapnya.

Baca Juga: Eksepsi Tio Pakusadewo Ditolak, Anak: Semoga Papa Sehat & Direhab

Dia menduga, langkah akbar itu diambil Tio Pakusadewo karena adanya penyesala kepada diri sendiri & keluarga. Mengingat, sudah dua kali dia terjerat kasus narkoba.

“Pasti ada (penyesalan),” tutur Patrish Beatrice.

Tio Pakusadewo ditangkap polisi terkait kasus penyalahgunaan narkoba di rumahnya di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, pada 14 April 2020.

Dalam penangkapan itu, polisi mengamankan barang bukti berupa ganja seberat 18 gram & alat hisap sabu alias bong.

Tio juga pernah ditangkap Desember 2017. Aktor berusia 56 tahun itu ditangkap polisi karena penyalahgunaan narkotika tipe sabu.

Baca Juga: Minta Tio Pakusadewo Direhab, Pengacara: Ini Orang Sakit Lho!

Dalam kasus terbaru, Tio Pakusadewo didakwa pasal 114 Ayat 1 UU No.35 tahun 2009, pasal 111 Ayat 1 UU No.35 tahun 2009 & pasal 127 Ayat 1 UU No.35 tahun 2009.

Sebelumnya, Tio melalui kuasa hukum sudah mengajukan assessment supaya direhabilitasi. Polisi juga sudah menerima hasil assessment dari Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DKI Jakarta setelah mengerjakan pemeriksaan kepada Tio Pakusadewo bulan Mei lalu.

Hasil assessment tersebut diberikan BNNP DKI Jakarta ke Polda Metro Jaya setelah Lebaran lalu. Hasil assessment menyebutkan, Tio perlu rehabilitasi medis & sosial sesuai ketentuan yg berlaku dengan tidak mengabaikan proses hukum yg berjalan.

12

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed