oleh

Amanda Manopo Minta Maaf Terkait Insiden Resleting Terbuka

Ekspresi Amanda Manopo ketika menjawab pertanyaan awak media saat ditemui di Kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Rabu (9/12). [Simaknews.com/Alfian Winanto]

“Banyak perjuangan yg terjadi di (sinetron) Ikatan Cinta. Dari pemain & kru yg terlibat,” mengatakan Amanda Manopo.

Simaknews.com – Amanda Manopo menuliskan permintaan maaf usai insiden resleting celananya yg lupa dinaikan saat syuting sinetron Ikatan Cinta.

“Saya pribadi minta maaf atas sikap & perilaku yg salah dalam berperan,” tulis Amanda Manopo di Insta Story, Jumat (30/4/2021).

Mantan pacar Billy Syahputra itu menuturkan, kelalaian tersebut karena kondisi syuting yg harus kejar tayang.

“Harap dapat dimengerti akan adanya kondisi & kejar tayang yg terjadi,” ujar Amanda Manopo.

Baca Juga: Di Hadapan Memes Prameswari, Nikita Mirzani Sindir Gaya Hidup Amanda Manopo

Berharap masyarakat dapat memahami hal tersebut, Amanda Manopo mengatakan syuting dengan kondisi kejar tayang tidaklah mudah.

“Banyak perjuangan yg terjadi di (sinetron) Ikatan Cinta. Dari pemain & kru yg terlibat,” mengatakan seniman 26 tahun ini.

Beberapa pengorbanan yg disebut Amanda Manopo diantaranya adalah waktu & tenaga.

“(Semua itu) untuk menghasilkan karya terbaik tanpa mengenal lelah,” ucapnya.

Menyertai permintaan maafnya, Amanda Manopo sekaligus mengunggah foto dirinya bersama salah satu pemain Ikatan Cinta. Mereka terlihat saling memeluk satu sama lain sambil menundukkan kepala.

Baca Juga: 5 Kejanggalan Dalam Adegan Sinetron Indonesia, Aldebaran Sampai Tuai Kritik

Seperti diketahui dalam berita sebelumnya, penampilan Amanda Manopo yg lupa menaikkan resleting celana saat syuting bikin geger warganet.

Cuplikan sinetron Ikatan Cinta yg dibintanginya pun viral & jadi bahan tertawaan warganet.

“Gue ngakak karena netizen lucu, detail banget,” ucap @vina.elalaoui.

“Ketawanya nular banget lah woi,” timpal @erlianerna.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *