oleh

Akhir Pelarian Hendra Subrata, Buron Percobaan Pembunuhan yg Dideportasi dari Singapura…

Slot SimakNews.com – Akhir Pelarian Hendra Subrata, Buron Percobaan Pembunuhan yg Dideportasi dari Singapura…,

Online – Buron Kejaksaan, Hendra Subrata, tiba di Jakarta pukul 19.40 WIB setelah dideportasi dari Singapura pada Sabtu (26/6/2021).

Hendra merupakan terpidana kasus percobaan pembunuhan kepada rekan bisnisnya, Herwanto Wibowo. Ia diterbangkan ke Tanah Air mengpakai pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 837 pada pukul 18.45 WIB.

“Sekitar pukul 19.40 WIB, sudah mendarat di Badara Soekarno Hatta, pesawat Garuda Indonesia, GA 837 yg membawa buronan kejaksaan, terpidana atas nama Henda Subrata,” mengatakan Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Sunarta, Sabtu.

Dalam konferensi pers tersebut, Hendra terlihat duduk dikursi roda, memakai topi & makser putih serta rompi tahanan bewarna oranye.

Kronologi Penemuan Hendra

Pria berusia 81 tahun itu jadi buron setelah dijatuhi sanksi empat tahun penjara oleh hakim Pengadilan Negeri Jakarta Barat & dikukuhkan putusan Mahkamah Agung pada 2010.

Hendra terbukti bersalah mengerjakan percobaan pembunuhan kepada rekan bisnisnya Hermanto Wibowo pada 2008 di kawasan Palmerah, Jakarta Barat.

Ia beberapa kali memukul Hermanto dengan barbel hingga tak sadarkan diri. Namun, ketika akan dieksekusi pengadilan, Hendra sudah melarikan diri.

Surat daftar pencarian orang (DPO) pun kemudian diterbitkan oleh Polda Metro Jaya berdasarkan surat dari Kejaksaan Negeri Jakarta Barat pada 28 September 2011.

Selama 10 tahun Hendra menghilang & tidak pernah menjalani hukumannya.

Keberadaan Hendra itu diketahui saat dirinya harap memperpanjang paspor pada Februari 2021 lalu di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Singapura.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Leonard Eben Ezer Simanjuntak mengatakan, kala itu, Hendra sedang diwawancarai oleh Atase KBRI Singapura.

Hendra diketahui sudah mengganti bukti diri dengan mengpakai paspor atas nama Endang Rifai.

Karena menemukan kejanggalan, Atase Kejaksaan di KBRI Singapura kemudian menghubungi Biro Hukum & Hubungan Luar Negeri Kejaksaan Agung.

“Setelah dicek identitasnya, bahwa Endang Rifai adalah orang yg sama dengan seorang WNI yg bernama Hendra Subrata alias Anyi & merupakan terpidana yg masuk dalam buronan (DPO) Kejaksaan Republik Indonesia cq Kejaksaan Negeri Jakarta Barat,” mengatakan Leonard, melalui keterangan tertulis, Kamis (24/6/2021).

Berdasarkan temuan tersebut, Jaksa Agung ST Burhanuddin pun segera berkomunikasi & meminta bantuan Yang Mulia Duta Besar Luar Biasa & Berkuasa Penuh Indonesia supaya Hendra segera dipulangkan ke Jakarta.

Dieksekusi ke Rutan Salemba

Setelah tiba di Jakarta, Hendra langsung dieksekusi oleh jaksa penuntut biasa untuk menjalani sanksi atas perbuatannya.

“Jaksa penuntut biasa atau jaksa eksekutor pada Kejaksaan Negeri Jakarta Barat melaksanakan eksekusi kepada terpidana,” mengatakan Leonard dalam konferensi persnya, Sabtu malam.

Leonard mengatakan, pihaknya akan tetap menjalankan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Oleh karena itu, Hendra akan mengerjakan karantina kesehatan tersebih dahulu & kemudian mengerjakan pemeriksaan laboratorium polymerase chain reaction (PCR).

“Kita lakukan karantina kesehatan oleh karena itu, sejak hari ini terpidana di Rutan Salemba Cabang Kejaksaan Agung,” ucap Leonard.

“Dan selanjutnya kami akan mengerjakan pemeriksaan PCR kembali & akan berkoordinasi dengan lembaga pemasyarakatan,” mengatakan dia.(kompas.com)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *