oleh

Akademisi: Perkuat gotong royong hadapi pandemi

Ilustrasi-Salah satu spanduk yg terpasang di Kampung Tangguh Jaya, RW 04 Kel. Mangga Dua Selatan, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat. (ANTARA/Mentari Dwi Gayati)

Karena upaya untuk menanggulangi pandemi bukan cuma tugas pemerintah semata, melainkan juga tugas semua elemen bangsa iniPurwokerto (ANTARA) – Akademisi dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto Nana Sutikna mengingatkan perlunya memperkuat rasa gotong royong & persatuan untuk bersama-sama menghadapi pandemi COVID-19.

“Semangat gotong royong, serta rasa persatuan & kesatuan harus makin diperkuat lagi pada saat kondisi pandemi seperti sekarang ini,” katanya di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Selasa.

Baca juga: Dasco: Butuh kerja sama pemerintah-warga hadapi pandemi

Dosen Magister Ilmu Komunikasi FISIP Unsoed itu menjelaskan bahwa seluruh elemen bangsa harus saling bersinergi dalam menghadapi krisis akibat pandemi COVID-19 & bersama-sama mengerjakan upaya penanggulangan.

“Karena upaya untuk menanggulangi pandemi bukan cuma tugas pemerintah semata, melainkan juga tugas semua elemen bangsa ini,” katanya.

Dia mengatakan Hari Kebangkitan Nasional yg diperingati setiap tanggal 20 Mei dapat dijadikan momentum untuk meneguhkan komitmen seluruh elemen bangsa dalam rangka memperkuat rasa gotong royong & semangat persatuan.

“Harkitnas pada 20 Mei 2021 besok juga dapat dijadikan momentum untuk refleksi, menilai kembali, sebagai sebuah bangsa sudah sejauh mana kita bersatu padu menghadapi krisis akibat pandemi COVID-19,” katanya.

Karenanya, menurut dia, seluruh elemen bangsa harus berperan aktif dalam memanfaatkan momentum Harkitnas untuk makin mempererat lagi rasa persatuan, rasa saling empati & peduli sesama masyarakat.

“Meskipun protokol kesehatan menganjurkan perlunya jarak fisik, menghindari kerumunan & bijak dalam beraktivitas namun rasa persatuan jangan hingga ikut berjarak, caranya dengan saling memahami, saling peduli, saling menghormati, mari bersama-sama berperan aktif mengerjakan hal itu,” katanya.

Dengan rasa persatuan yg makin erat di tengah masyarakat, mengatakan dia, maka diharapkan akan makin menggelorakan lagi semangat untuk berjuang bersama menghadapi COVID-19 berserta akibat sosial & ekonomi yg ditimbulkan.

“Ini momentum yg sangat tepat bagi seluruh pihak untuk makin mempererat persatuan & kesatuan serta rasa persaudaraan secara substantif bukan cuma secara simbolik,” katanya.

Dengan adanya sinergi yg kuat antarelemen bangsa, tambah dia, maka upaya percepatan penanganan pandemi COVID-19 akan makin berjalan dengan efektif sesuai dengan target yg diharapkan.

“Pada saat ini sinergi seluruh elemen bangsa merupakan kunci utama untuk mendongkrak semangat bersama di tengah ujian yg dihadapi karena pandemi COVID-19, karena itu perlu bersatu padu & berjuang bersama menghadapi kondisi pandemi ini,” katanya.

Baca juga: Moerdijat : Harkitnas momentum bangkitkan pencerahan lawan COVID-19
Baca juga: Pengamat: Harkitnas jadi momentum sinergi hadapi krisis akibat pandemi

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/2160926/akademisi-perkuat-gotong-royong-hadapi-pandemi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *