oleh

Adik Ceritakan Tangisan Istri Sapri sesaat Sebelum Operasi Cesar

Istri pelawak Sapri, Irma Suryatin, & anaknya, Sherin Alana [Simaknews.com/Herwanto]

Irma menangis, karena sedih tak dapat didampingi Sapri saat melahirkan.

Simaknews.com – Istri mendiang Sapri, Irma Suryatin sempat menangis sesaat sebelum menjalani proses persalinan dengan operasi cesar, Sabtu (15/5/2021) kemarin.

Hal itu diungkap adik sekaligus manajer Sapri, Dolly saat ditemui di rumah sakit Kartini, Jakarta Selatan, Minggu (16/5/2021).

“Pas di kamar bersalin dia (Irma) yg ada nangis,” mengatakan Dolly.

Dolly & keluarga paham betul kesedihan yg dirasakan Irma. Mereka sekeluarga mencoba menguatkan & memberikan semangat kepada Irma supaya proses pesalinan berjalan lancar.

“Dalam hati sebenarnya saya juga sedih. Cuma bagaimana caranya biar dia enggak sedih kasih semangat,” ujar Dolly.

Selama satu jam menjalani operasi cesar, anak ke dua Sapri lahir berjenis kelamim laki-laki. Kondisi si bayi & Irma sehat seperti yg diharapkan keluarga.

“Kondisi (Irma) membaik. Tadi kami WhatsApp, ‘bagaimana kondisinya?’ ‘Alhamdulillah membaik, Om Dolly’. Ya alhamdulillah saya bilang begitu,” ujar Dolly.

Dolly sendiri belum mengetahui kapan pastinya Irma dibolehkan pulang ke rumah. Saat ini kakak iparnya itu masih menjalani proses pemulihan setelah melahirkan.

“Pulang belum tahu, bilang sih, tiga hari hingga empat hari,” tutur Dolly.

Istri almarhum komedian Sapri, Irma Suryatin sudah melahirkan anak keduanya. Irma melahirkan anaknya melalui proses persalinan cesar, Sabtu (15/5/2021) sekitar pukul 20.30 WIB.

Kabar bahagia itu diunggah Dolly, adik kandung Sapri melalui Instagram. Dolly juga mengunggah video Instagram tengah mengumandangkan azan ke keponakannya.

Dalam keterangannya, Dolly menuliskan bahwa keponakannya itu lahir dengan berat 2,8 kilogram & panjang 48 sentimeter. Ia pun menjelaskan diamanahi untuk azan menggantikan sang kakak.

Seperti diketahui, komedian Sapri meninggal dunia pada 10 Mei 2021 di Rumah Sakit Sari Asih, Ciledug, Tangerang. Lelaki 49 tahun ini mengidap penyakit gula darah yg sudah menggerogoti fungsi organ lainnya.

Almarhum Sapri sempat menjalani operasi pengangkatan pembuluh darah yg tersumbat & dirawat intensif di ICU. Namun setelah operasi, kondisinya malah melemah.

Jenazah Sapri Pantun dimakamkan di TPU Ulujami, Jakarta Selatan, pada 11 Mei 2021. Ia dimakamkan bersebelahan dengan makam almarhumah ibunya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *