oleh

62 desa di Probolinggo gelar pilkades serentak

Suasana pelaksanaan pilkades serentak di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Minggu (2/5/2021). (ANTARA/ HO – Diskominfo Kabupaten Probolinggo)

Probolinggo, Jawa Timur (ANTARA) – Sebanyak 62 desa yg tersebar di 21 kecamatan di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Minggu, menggelar pemilihan kepala desa (pilkades) serentak dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat untuk mewaspadai adanya klaster baru.

Perhelatan pesta demokrasi tingkat desa itu diramaikan oleh 215 orang calon kepala desa (cakades) dengan total 178.421 pemilih yg tercatat dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) dari 62 desa untuk menyalurkan hak suaranya & menentukan pemimpin desanya di 490 Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Penerapan protokol kesehatan bagi pemilih yakni wajib memakai masker, cek suhu tubuh, mencuci tangan memakai air mengalir & penyanitasi tangan saat datang & akan meninggalkan TPS, serta menjaga jarak,” mengatakan Kepala Badan Kesatuan Bangsa & Politik (Bakesbangpol) Probolinggo Ugas Irwanto di Probolinggo.

Baca juga: Polda Lampung siap amankan 48 pilkades serentak di Kabupaten Pringsewu
Baca juga: 144 desa di Pemkab Serang akan gelar pilkades serentak
Baca juga: Pemkab Pati sosialisasikan aturan Pilkades 2021

Selain itu, lanjut di, pemilih & petugas tidak berkerumun, kemudian memakai tinta tetes setelah memilih, serta bagi pemilih yg bekerja di luar kota & akan mengpakai hak pilihnya harus membawa hasil tes usap antigen.

Menurutnya petugas wajib memakai masker, memakai face shield, memakai baju lengan panjang, secara berkala mencuci tangan memakai air mengalir & sabun/mengpakai penyanitasi tangan selama pemilihan berlangsung, serta menjaga jarak serta tidak berkerumun,” tuturnya.

“Setiap TPS menyediakan ruangan spesifik bagi pemilih yg memiliki suhu tubuh di atas 37,5 derajat celsius, serta tersedia pembatas transparan pada meja panitia pilkades untuk menghindari terjadi kontak langsung antara panitia dengan pemilih,” katanya.

Ia menjelaskan sanksi kepada calon kepala desa, panitia pemilihan, pendukung & unsur lain yg melanggar protokol kesehatan dilakukan sesuai dengan Peraturan Bupati Probolinggo Nomor 01 Tahun 2021 Tentang Pedoman Pencalonan, Pemilihan, Pengangkatan, Pelantikan & Pemberhentian Kepala Desa, pasal 72.

“Pelaksanaan pemungutan suara pilkades dijaga oleh pihak keamanan yg berasal dari TNI & Polri serta Satgas, sehingga semua pemilih, petugas TPS & letak TPS menerapkan protokol kesehatan secara ketat untuk mencegah penyebaran COVID-19,” ujarnya.

Untuk memastikan pelaksanaan pilkades serentak berjalan dengan lancar, sukses & kondusif dari penyebaran COVID-19, Bupati Probolinggo P Tantriana Sari bersama dengan jajaran Forkopimda mengerjakan pemantauan posko pilkades di Desa Banjarsari, Kecamatan Sumberasih.

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/2134722/62-desa-di-probolinggo-gelar-pilkades-serentak

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *